Portal Berita Papua Barat

Dituntut Inovasi Pelaku Usaha AMIU

0 25
Pelaku Usaha AMIU
Pelaku Usaha AMIU – Kepala Perwakilan Balai POM di Manokwari Mojaza Sirait. (Foto: Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pelaku Usaha AMIU.  Tertib aturan dalam menjalankan usaha pengolahan air minum isi ulang (AMIU) adalah mutlak. Pasalnya, produk air minum menyangkut hajat hidup orang banyak.

Kepala Perwakilan BPOM di Manokwari Mojaza Sirait mengatakan, pelaku usaha AMIU harus berinovasi. Tuntutan ini supaya usahanya bisa berkembang dan tidak menyalahi ketentuan aturan yan berlaku.

“Melakukan pelayanan yang baik, jaga kebersihan tempat usaha, pastikan karyawan yang memproduksi langsung terjamin kebersihannya dan kesehatannya. Prilakunya tidak merokok, tidak meludah sembarangan, tidak menggaruk sana-sini, serta cuci tangan sebelum pengisian, juga pastikan sabut-sabut pencucian bersih,” ucapnya.

Menurut Mojoza, semua hal yang menjadi ketentuan dalam berinovasi itu sebenarnya sudah dipahami tetapi tidak dilaksanakan. “Semoga dengan inovasi ini ke depan kita sudah tidak menemukan pelanggaran lagi. Kalau masih menemukan pelanggaran kita akan tidak sesuai aturan yang berlaku,”

Baca Juga:  Aturan Usaha AMIU di Manokwari Masih Langgar

Dia menegaskan, kewajiban pelaku usaha menjalankan bisnisnya sesuai koridor aturan. Sebab, pemerintah mendukung pelaku usaha mengembangkan bisnisnya selama dilakukan dengan cara yang benar.
“Kalau kita biarkan maka sama halnya kita membiarkan masyarakat mengonsumsi produk yang tidak terjamin keamanannya dan sangat berpotensi terhadap resiko kesehatan,” ujarnya menambahkan.

Ditambahkan, pelaku usaha harus bisa memastikan kualitas bahan baku (air) yang digunakan. Tidak asal mengambil air dari sumur milik sendiri, membeli air dari mobil-mobil tangki. Diketahui, banyak pelaku usaha tidak menguhi kualitas air untuk diolah menjadi produk AMIU.

“Kalau dari sumur, jaga baik. Harus terus diuji secara rutin. Kita tidak bisa mengatakan ini tidak baik tanpa hasil diuji. Sekali dalam 3 bulan untuk ecoli, dan dua kali dalam setahun untuk kimia dan fisika. Bahan harus terjamin dari hari ke hari, kualitasnya harus sama,” tandasnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!