Portal Berita Papua Barat

DPRD Nilai Komitmen PT. SDIC Rekrut OAP Hanya Slogan

0 85
Rekrut OAP Hanya Slogan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari, PT. SDIC Semen Maruni
Rekrut OAP Hanya Slogan – Terianus Rumsayor anggota DPRD Kabupaten Manokwari fraksi golkar saat ditemui Papuabaratoke.com di sekretariat DPRD setempat, Selasa (16/1/2018). (Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Rekrut OAP Hanya Slogan.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari, menilai komitmen PT. SDIC Semen Maruni dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari, dalam pemberdayaan atau rekrutmen Orang Asli Papua (OAP) di perusahaan tersebut hanya sebatas slogan.

Pernyataan ini dikatakan, Terianus Rumsayor anggota DPRD Kabupaten Manokwari fraksi golkar saat ditemui Papuabaratoke.com di sekretariat DPRD setempat, Selasa (16/1/2018).

Ia menuturkan, bahwa ada dua arah pemberdayaan dan keberpihakan terhadap OAP di perusahaan raksasa tersebut, sebagaimana komitmen yang tertuang dalam MoU PT. SDIC dengan Pemda Manokwari.

Dua arah keberpihakan ini, yaitu visi misi tujuan dari dari perusahaan PT. SDIC dan pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal OAP.

“Terkait dengan visi-misi berarti berkaitan dengan sistem di perusahaan tersebut. PT. SDIC Semen Maruni, sistemnya adalah dari negara Cina, tentu sistemnya bedah dengan Indonesia, apalagi Papua. Tapi meski bagaimana pun hal utama adalah pemberdayaan SDM (AOP, red) lokal itu sangat penting,” ucapnya.

Hingga sejauh ini sambungnya lagi, berdirinya PT. SDIC belum terlihat manfaatnya bagi daerah ini. Namun dari pemangku kepentingan mendapatkan manfaatnya.

“Dari sisi masyarakat luas dan harga diri kebanggaan masyarakat Manokwari lebih khusus OAP adanya pabrik besar tersebut adalah slogan saja, kebanggan saja, tidak berdampak apa-apa,” tukas dia.

“Kita pertanyakan MOU kesepakatan awal mula, pembicaraan-pembicaraan tentang bagaimana membuka lahan ini inbas-imbas positifnya kepada Masyarakat secara khusus OAP. Jika ada komitmen terkait pemberdayaan dan bagi hasil patut dipertanyakan kembali, jika memang ada, patut dievaluasi kembali oleh pemerintah,” pungkasnya.

Menurutnya, Pemda melalui dinas terkait semestinya genjot menpersiapkan SDM OAP dengan terus melibatkan dalam pelatihan-pelatihan tehnis sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan.

Baca Juga:  Bupati Demas Segera Hadirkan MU

“Berdayakan OAP jangan hanya slogan dan aturan yang ditetapkan tapi haris secara ril nyata. Bimbing sehingga jika tenaga-tenaga terserap tentu dengan harapan bersama mengurangi tingkat pengangguran dan sendirinya rasa aman, damai akan tercipta,” sambungnya.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!