Portal Berita Papua Barat

Dua Kampung di Teluk Bintuni Dikepung Banjir

0 139
Teluk Bintuni Dikepung Banjir
Teluk Bintuni Dikepung Banjir – Dua Kampung di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, dikepung banjir setinggi lutut orang dewasa. Yakni Kampung Bina Desa dan Kalitubi terendam banjir, Senin (19/2/2018).(Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Teluk Bintuni Dikepung Banjir.  Dua Kampung di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, dikepung banjir setinggi lutut orang dewasa.

Hal ini disebabkan tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir, sehingga Kampung Bina Desa dan Kalitubi terendam banjir.

Pemimpin markas relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Teluk Bintuni, Rahman Manilet mengatakan, curah hujan yang terjadi di Bintuni membuat pemukiman di Kampung Bina Desa dan rumah warga di Beberapa titik Distrik Bintuni Timur, menjadi salah satu daerah langganan banjir.

Kondisi ini, juga dikarenakan kampung tersebut dekat dengan permukaan air dari sungai Kali Tubi Kabupaten Teluk Bintuni.

“Hal tersebut terjadi akibat meningkatnya intensitas curah hujan yang tinggi sejak, Minggu (18/2/2018) malam,” ujar Rahman Manilet, kepada Papuabaratoke.com, via pesan WhatsApp, Senin (19/2/2018).

Dua Kampung di Teluk Bintuni Dikepung Banjir.(Istimewa)
Baca Juga:  Penyakit Kulit Dan Malaria Serang Korban Banjir Bintuni, PMI Gelar Pengobatan Gratis

Manilet mengatakan, perkampungan yang terletak di sisi utara Jalan Poros Kampung Lama, Distrik Bintuni Timur itu, memang kerap setahun terakhir menjadi daerah langganan banjir. Banjir paling parah terjadi tahun lalu, dengan ketinggian air yang merendam puluhan rumah milik warga mencapai lebih dari dua meter.

“Tahun lalu sampai 2 meter. kita bersyukur meski beberapa hari kemarin intensitas cuaca dari kemarin tinggi, air meluap hanya sebatas lutut orang dewasa atau sekira 80bcm, sekitar 3 jam dari sekira pukul 03.00 WIT, Senin (19/2/2018) dini hari sampai pukul 06.00 WIT pagi,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Papuabaratoke.com, masih menunggu terkait laporan jumlah korban dari daerah yang terkena dampak banjir tersebut.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com