Portal Berita Papua Barat

Dugaan Malpraktek di RSUD Manokwari Resmi Bergulir di Pengadilan Negeri

0 406
Dugaan Malpraktek di RSUD Manokwari
Dugaan Malpraktek di RSUD Manokwari – Sidang perdana gugatan dugaan perbuatan melawan hukum dan ganti kerugian atas dugaan Malpraktek. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Dugaan Malpraktek di RSUD Manokwari.  Kasus dugaan Malpraktek di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, resmi bergulir di Pengadilan Negeri setempat.

Dimana telah diadakan sidang perdana gugatan dugaan perbuatan melawan hukum dan ganti kerugian atas dugaan Malpraktek (No Perkara. 021/PDT.G/PN.Manokwari) antara penggugat dr. Augustina Hehanussa, SpKK melawan para tergugat RSUD Manokwari.

“Kami selaku kuasa hukum Ibu dr.Augustina Hehanussa, SpKK sesuai panggilan sidang telah menghadiri sidang pada hari ini dan telah dibuka oleh Majelis Hakim Bertindak selaku Ketua Majelis Bapak Sonny Alfian Laoemoery, SH,” Demikian beber, Benny Arens Niwe Lattu, SH salah satu tim penasehat hukum (PH) pelapor melalui siaran pers yang diterima Papuabaratoke, Rabu (11/4/2018).

Dikatakan, selaku kuasa hukum, pihaknya sangat menyayangkan ketidakhadiran dari pihak tergugat (RSUD Manokwari, red). Padahal seharusnya berdasarkan surat panggilan sidang, sidang sudah dapat dimulai pukul 09.00 WIT, namun hingga pukul 15.00 WIT, tak satupun dari para tergugat hadir di pengadilan. Dan sidangpun akhirnya dibuka tanpa kehadiran pihak tergugat dan kembali ditunda, Rabu 18 April mendatang.

Berdasarkan informasi dari juru sita pengadilan dan berdasarkan infromasi dari majelis hakim, tutur Benny, menyatakan bahwa surat panggilan sidang telah diterima dan di tanda tangani oleh pihak RSUD melalui kuasa hukumnya.

Menurut hematnya lanjut dia, seharusnya pihak RSUD dapat beritikad baik untuk hadir dan menghargai panggilan sidang dari Pengadilan Negeri Manokwari, meskipun kedepan majelis hakim memerintahkan kepada panitera agar akan dilakukan kembali panggilan Ke 2.

Baca Juga:  Diduga Malpraktek, Manajemen RSUD Manokwari Dilaporkan ke Polisi

“Perlu kami sampaikan juga terkait perkembangan laporan (Unsur Pidana) kami di Polda Papua Barat, bahwa saat ini kami selaku pelapor telah menerima secara resmi Surat No. B/129/IV/2018/Ditreskrimsus perihal surat pemberitahuan perkembangan hasil Penyidikan (SP2HP).

Bahwa laporan dugaan malpraktek dengan LP No. 26/11/2018/Papua Barat/SPKT tertanggal 4 April 2018 telah sudah dinaikkan di tingkat penyidikan dengan No Seperindik No: Sprin-dik/08/IV/2018/SPKT.” pungkasnya.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!