Portal Berita Papua Barat

Hadir di Manokwari, Wirausaha Muda Nusantara Bakal Menggarap 1000 Pemuda Mandiri

0 266
Tim Wimnus (Wira Usaha Nusantara ) saat berpose bersama di Redaksi Papua Barat Oke di dampingi Direktur Papua Barat Oke (Foto: Dok/PBOKe, Kamis 15/03/2018)
Manokwari,Papuabaratoke.com – Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) yang terdiri dari mahasiswa peduli wirausaha di Indonesia bakal menggarap 1000 pemuda yang mandiri.

Yaitu, Wimnus akan menggelar seminar berwirausaha di Manokwari Provinsi Papua Barat dengan menarget 1000 peserta.

Dengan tujuan mengajak para pemuda mengubah mindset, atau berpola pikir yang lebih luas dalam hal memanfaatkan peluang berwirausaha.

“Karena kebanyakan dari (Pemuda, red) kita berpikir setelah selesai dari sekolah dan kuliah hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Karena itu, dalam seminar kami akan mengajak pemuda bagaimana bisa jadi pemuda mandiri bahkan bisa mepekerjakan orang lain dalam berwirausaha,” ucap Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wimnus Manokwari, Rian Andriawan didampingi Gustin Sarimah (bendahara), Yatina Ipa (anggota), dan Sukardi Baguna (Ketua panitia) saat bertandang di meja redaksi Papuabaratoke.com, Jalan Kota Baru, Manokwari, Kamis (15/3/2018).

Dia menjelaskan, seminar berwirausaha akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2018. Namun untuk tempat kegiatannya masih akan ditentukan dalam waktu dekat ini.

Menurut Rian, kegiatan dimaksud lebih fokus menargetkan anak muda, khususnya pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di daerah Manokwari.

Pasalnya di Indonesia pada 2016 lalu lanjutnya, telah masuk program masyarakat ekonomi asean (MEA) atau pasar bebas asean. Bahkan melalui MEA ini sudah terlihat di daerah Papua Barat, khususnya di kabupaten Manokwari yakni adanya ribuan pekerja asing.

“Misalnya di Pabrik Semen SDIC Maruni Manokwari sudah telihat pekerjanya non lokal atau pekerja asing. Tapi bukan saja di daerah Manokwari, pekerja asing di tempat lain di Indonesia juga terlihat. Itu artinya Mea menjadi tantangan bagi anak muda di daerah ini,” kata dia.

Oleh karena itu, Rian mengatakan bahwa, melalui seminar yang melibatkan anak muda dan mahsiswa itu, panitia menarget 1000 peserta.

Tentu yang diharapkan terangnya, menjadi pintu masuk guna mengajak anak muda berpikir berwirausaha di daerah ini.

Rian berpendapat bahwa, Wimnus tak anti dengan pekerja orang asing namun bagaimana pabrik semen atau perusahaan asing di Manokwari harus memprioritaskan pekerja lokal setempat. Sebab kata Rian, berdasarkan data yang dipegang Wimnus pekerja asing di Indonesia kurang lebih 160 ribu.

Baca Juga:  Ini Kronologi Versi Korban, Sebelum Motornya di Gasak Maling

Sedangkan angka penggangguran di Indonesia kurang lebih 7 juta lebih, dimana didalamnya tergabung dalam golongan orang pintar lulusan SMA/SMK, Sarjana dan diploma.

Sementara di Papua Barat sumber daya alam (SDA) sangat berlimpah namun sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya sangat rendah. Untuk itulah SDM harus lebih ditingkatkan dan bersaing dengan pekerja asing dari luar daerah ini.

Lebih lanjut, Rian menjelaskan bahwa, kegiatan seminar Wimnus sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh Indonesia. Untuk di Papua barat, juga telah dilakukan di Sorong sebanyak 2 kali.

Tak hanya itu, disebutkan, seminar juga dilakukan oleh tim kerja Wimnus yang di Jayapura Papua.

“Untuk kegiatan seminar ini pertama kalinya kami laksanakan di Manokwari, bahkan kedepan akan terus berlanjut. Kegiatan Wimnus lebih fokus kepada anak muda pelajar SMA dan SMK dan mahasiswa. Apalagi anak muda merupakan agen peruabahan bangsa, maka setelah lulus dari sekolah dan kuliah mereka mau kerja kemana, sebab jangan berharap dengan selembaran ijasah saja, tetapi bagaimana mental untuk berwirausaha harus dimiliki,” kata Rian.

Kegiatan ini, jelas Rian, tanpa melibatkan instansi lain seperti pemerintah dan berharap modal pemerintah. Namun kegiatan ini murni dari kalangan mahasiswa atau mandiri. Bahkan dana yang terkumpul untuk melaksanakan kegiatan dimaksud bersumber dari swadaya mahasiswa seluruh Indonesia yang tergabung dalam Wimnus.

Dia mengutarakan bahwa untuk pemateri dalam seminar Wimnus di daerah Manowkari panitia menghadirkan Motivator Syafii Efendi selaku penerima dua rekor Muri. Lebih jelasnya, kata peserta ini terdiri dari pelajar SMA 2 Negeri Manokwari (terlibat full) SMK 1, SMK 2, dan SMK 3.

Sementara kampus terdiri dari Unipa, Poltekes Manokwari dan STPP Manokwari. Meskipun ada sekolah lain yang tak menerima kehadiran mereka tanpa ada alasan jelas.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!