Portal Berita Papua Barat

IMA Tolak Seleksi CPNS di Papua Barat

0 45
IMA Tolak Seleksi CPNS di Papua Barat
IMA Tolak Seleksi CPNS di Papua Barat – Penanggungjawab aksi demo IMA, Yosua Sayori. (Photo: ARF/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.comIMA Tolak Seleksi CPNS di Papua Barat. Seratusan massa Ikatan Mahasiswa Arfak (IMA) melakukan demonstrasi di kantor gubernur Papua Barat, Selasa (3/10/2017). Salah satu penanggungjawab aksi, Yosua Sayori mengatakan, dengan aksi demo tersebut, IMA dengan tegas menolak seleksi CPNS di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten/Kota dengan menggunakan sistem online.

“Kalau sistem online kondisi internet di Papua Barat kurang stabil tidak seperti di Pulau Jawa. Sistem ini menyusahkan orang Papua,” ujar dia sembari mencontohkan sistem penerimaan calon Praja IPDN dengan sistem serupa hasilnya hanya satu anak asli Papua yang lolos.

Yosua mengatakan, pemerintah provinsi harus melihat persoalan terkait seleksi CPNS tersebut. “Jika dipaksakan, kami khawatirkan peluang anak-anak Papua akan diambil orang lain. Gubernur harus menyampaikan persoalan ini ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tandasnya.

Dia menambahkan, proses seleksi CPNS bisa berjalan apa bila penerimaan diubah dari sistem online ke sistem manual. Di mana Undang-Undang Otonomi khusus memberikan ruang ini.

Massa aksi IMA usai berdemonstrasi di kantor gubernur Papua Barat. Mereka menolak seleski CPNS menggunakan sitem online.(Photo: ARF/PBOke)

“Hampir 80 persen anak -anak Papua di daerah ini belum menguasai internet. Papua ini bagian dari NKRI. Proses seleksi CPNS ini harus berkeadilan. Kita akan kembali lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak,” pungkasnya.

Pantauan PBOke.com (papuabaratoke.com), massa aksi ini dikawal pihak Kepolisian. Meski menggelar aksi, namun ratusan demonstran ini batal menyampaikan aspirasinya. Pasalnya, tak ada satupun perwakilan pihak pemerintah yang menemui dan menerima aspirasi mereka. (ARF/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!