Portal Berita Papua Barat

Ini Curhat Rektor UNIPA, Terkait Kenaikan SPP

0 26

Manokwari, Papuabaratoke.com – Rektor Universitas Papua di Manokwari, Dr.Ir. Yacob Manusawai, harus menuruti tuntutan mahasiswanya dengan membatalkan Surat Keputusan (SK) tentang kenaikan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) belum lama ini.

Pembatalan tersebut dilakukan Selasa 6 Juni 2017, dihadapan ratusan mahasiswa Unipa yang melakukan aksi protes dengan memblokade pintu gerbang Kampus dan membakar ban bekas.

“Saya turuti saja kemauan mereka. Meski ini demi kebaikan bersama di Kampus Unipa,” ujar Manusawai di lantai 4 Kantor Rektorat Unipa.

Diceritakan, saat ini Unipa masih kekuarangan dana operasional pendidikan. Poin-poin kekurangan itu antara lain, tidak ada tambahan biaya untuk dosen yang mengajar (jam ekstra) terkait moratorium, sehingga tak ada penambahan dosen. Sedangkan jumlah mahasiswa Unipa sampai saat ini mecapai 8.000 orang di 12 Fakultas dan 1 Pasca Sarjana.

Kampus Unipa, lanjut Manusawai, termasuk kampus yang kotor sehingga dibutuhkan bianya untuk untuk tenaga kebersihan. Bahkan biaya oprasional Bus Kampus juga masuk didalamnya guna pelayanan kegiatan belajar mahasiswa. “Semua itu sudah tidak ada dalam pendanaan kita. Ini semua cukup berat,” curhatnya.

Menurutnya, itulah alasan biaya SPP harus naik dari Rp.500.000-700.000 Ribu per semester menjadi Rp.2 Juta. Inipun hanya berlaku untuk mahasiswa baru angkatan 2017,  sedangkan untuk mahasiswa lama angkatan 2016 kebawah tetap dengan harga lama. (ARN/C/Pboke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com