Portal Berita Papua Barat

Inseminasi Buatan Butuh Dukungan Bahan dan Inseminator Handal

0 7
Inseminasi Buatan Butuh Dukungan
Pengajar Teknik Perkembangbiakan Hewan Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Papua, Ir. Agustinus Kilmaskossu, M.Si (Photo: TOM/PBOke)

Manokwari, Papuabaratoke.comInseminasi Buatan Butuh Dukungan. Dosen Pengajar Teknik Perkembangbiakan Hewan Jurusan Biologi, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Papua, Ir. Agustinus Kilmaskossu, M.Si, mendukung Program Inseminasi Buatan (IB) yang akan dilakukan Provinsi Papua Barat.

“Bisa dilakukan dengan cara semen (sperma) diambil kemudian simpan didalam freezer dan diproses. Kemudian, itu langsung disuntikkan pada sapi betina,” bebernya kepada PBOke, Selasa (12/9/2017).

Tak hanya membutuhkan dukungan bahan serta tenaga inseminator handal, program ini juga memiliki kelemahan. Pasalnya, daya tahan semen hanya hidup 3 hari.
“Kalau cairan semen itu disimpan pada cairan nitrogen (N2), bisa hidup hingga 40 Tahun, sehingga penyuntikan kapan saja bisa dilakukan,” bebernya.

Dijabarkan lebih lanjut, penyimpanan cairan semen dalam Nitrogen lebih baik untuk diterapkan, namun cairan Nitrogen harus didatangkan dari luar Papua.
“ Nitrogen yang suhunya ini minus 196 derajat Celcius, tidak tersedia disini. Itu diproduksi di Surabaya,” paparnya sembari yakin program ini berjalan baik jika cairan Nitrogen bisa didatangkan secara berkala.

“Kendalanya adalah Dinas harus menjamin tersedianya Nitrogen, berarti semen itu bisa tahan lama,” ungkapnya.
Selain itu, tenaga inseminator yang handal dan terampil, ikut memengaruhi keberhasilan program kedepan.

“Untuk percobaan awal pasti berhasil 60 persen. Kalau inseminatornya terlatih, pasti kedepan berhasil 100 persen,” kata Dosen yang pernah melakukan praktek Inseminasi selama 3 bulan. (TOM/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!