KAAM Lestarikan Lingkungan Pesisir Manokwari

227 views

Foto bersama KAAM dengan perwakilan pelajar dan guru SMA/SMK se Manokwari (Foto ist)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Komunitas Anak Air Manokwari fokus melestarikan lingkungan pesisir di Manokwari. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan rutin yang dilakukan, mulai dari melakukan pembersihan pantai serta  edukasi ke masyarakat tentang  kelestarian lingkungan.

Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilakukan KAAM adalah menerima kunjungan perwakilan dari pelajar dan guru SMA Se-Kabupaten Manokwari.

Sebanyak 30 pelajar dan 10 guru berkunjung ke markas KAAM di pantai BLK, Sabtu (18/11/2017. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian program Kader Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang digelar oleh Badan Kesbangpol Papua Barat.

Humas KAAM, Toto Risqi Darwinto kepada Papuabaratoke.com semalam mengungkapkan pelajar dan guru datang ke pantai BLK untuk belajar tentang Cinta Lingkungan sebagai wujud dari bela Negara.

Para peserta diberikan materi tentang bagaimana cara pengelolaan sampah terpadu. “Mereka belajar cinta lingkungan,

Sementara itu Ketua Komunitas Anak Air Manokwari (KAAM,red) Agus Y. Rumbewas menceritakan kepada mereka (siswa, guru dan panitia)  tentang sejarah KAAM dan perjuangan mengedukasi masyarakat sehingga Pantai BLK bisa terawat seperti saat ini,” terang Agus rumbewas, yang juga aktif di organisasi Senkom Polri.

Tidak hanya masalah lingkungan,  peserta juga dibekali dengan Konsep Kerukunan Umat Beragama.

Pembersihan Pesisir Pantai Maripi (Foto Ist)

Usai memberikan edukasi di pantai BLK,  pada hari yang sama KAAM melanjutkan kegiatan dengan melakukan kegiatan pembersihan Pantai Kabori Distrik Manokwari Selatan. Pembersihan tersebut dilaksanakan KAAM bersama dengan pemuda dan anak-anak yang tinggal disekitar Pantai tersebut.

“Ketua RT setempat sangat mengapriasi pembersihan yang kami lakukan, bahkan anak-anak di Maripi siap dilibatkan apabila KAAM melaksanakan kegiatan di kota,” pungkasnya. (PBOKe/**)

Baca Juga:  Tukang Ojek Bawa Pulang Bungkusan Sampah

Penulis: 
author

Tinggalkan Komentar