Portal Berita Papua Barat

Keluarga Korban Akbar Romawi Desak Polisi Tangkap Pelaku dalam 3 Hari

0 135
Desak Polisi Tangkap Pelaku
Desak Polisi Tangkap Pelaku – Aksi pemalangan jalan dilakukan warga masyarakat di Kampung Mulyono, Kelurahan Amban, Manokwari, lantaran tak terima keluarganya dipanah (Menjadi korban) di sebuah acara pesta berhasil dibuka oleh Polres dan jajaran Polsek Amban Manokwari, Sabtu (10/2/2018). (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Desak Polisi Tangkap Pelaku.  Akses jalan dari dan menuju ke Kompleks Angkasa Mulyono, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Sabtu (10/2/2018) siang tak bisa dilalui. Sebab, lebih kurang 4 jam ruas jalan ini diblokade oleh sekelompok warga anggkasa Mulyono, karena salah satu anggota keluarganya, Akbar Romawi dipanah.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, S.Ik dikonfirmasi melalui Kabag Ops, Kompol Winarto menjelaskan, aksi blokade jalan baru berhasil dibuka sekira pukul 13.15 WIT, setelah 48 personil kepolisian dari Polres dan Polsek Amban dikerahkan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Akses jalan akhirnya terbuka saat keluarga korban mendapatkan kepastian hukum dan baiaya pengobatan rumah sakit dari pihak keluarga pelaku, Zakaria Isba. Pelaku masih buron,” kata Kompol Winarto kepada PBOke (papuabaratoke.com)

Kata kabag ops, keluarga pelaku bersedia menanggung biaya pengobatan korban. Dan, kasusnya telah diserahkan ke polisi dalam hak ini Sat Reskrim Polres Manokwari, untuk diproses lebih lanjut.

Kabag Ops Winarto menjelaskan kronologis awal peristiwa pemanahan ini, bermula saat tersangka dan korban saat itu mengikuti acara syukuran pesta pernikahan, yang dilanjutkan dengan pesta miras pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.

Baca Juga:  Tak Terima Keluarganya Dipanah, Warga Mulyono Palang Jalan

“Tersangka mengamuk karena dipicu emosi saat melihat motor yang dikendarainya ke lokasi acara pesta miras hilang. Akhirnya terjadi adu mulut tersangka dengan salah satu saksi insial R hingga tersangka menarik busur panah kearah saksi R, namun berhasil dihindari dan panah justru mengenai Korban Akbar Romawi,” jelasnya.

Meski bersedia membuka blokade jalan, keluarga korban memberikan dead line waktu kepada aparat kepolisian, untuk segera menangkap pelaku dalam 3 hari ke depan.

“Kalau tidak ditangkap dalam waktu tersebut pihak korban akan melakukan pemalangan kembali,” kata Kompol Winarto menambahkan.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!