Portal Berita Papua Barat

Kembali Beraksi, Si “Jago Merah” Lahap 7 Kopel Rumah Sewa

0 61

Manokwari, Papuabaratoke.com – Kebakaran kembali terjadi di Kompleks Gaya Baru Wosi, Distrik Manokwari, Papua Barat. Aksi si “Jago Merah” tersebut melahap sekitar 7 kopel rumah sewa milik Pak Wahyu, sekira pukul 11.00 WIT,  Selasa (19/12/2017).

Pantauan langsung Papuabaratoke.com, api yang dengan cepat melahap bangunan semi permanen tersebut, menyebabkan asap tebal yang menyelimuti udara sekitar Manokwari.

Petugas kepolisian yang menerima informasi lebih awal, tiba di TKP dengan mobil water canon. Dan langsung berupaya melumpuhkan titik api dengan menyemprot kearah bangunan yang terlanjur melahap seisi rumah tersebut.

Tak lama kemudian, mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Papua Barat juga tiba dilokasi kejadian.

Menurut keterangan warga dan saksi mata sekitar kejadian, asal muasal api tersebut, adanya ledakan kompor gas yang diakibtkan percikan api dari kabel listrik mesin cuci.

“Ada ledakan kompor di warung makan karena kabel listrik mesin cuci baju yang korsleting” kata Selina dan warga lain di TKP.

Sementara pemilik warung Yulius kepada wartawan mengatakan bahwa api bermula dari rumah sebelah. Sebab  pemilik rumah sedang kunci rumah dan pergi kerja.

“Asap muncul dari arah dapur ke tempat saya sehingga saya harus keluar rumah dan berusaha masuk ke rumah tetangga untuk memastikan jangan sampe ada yang didalam” katanya.

Saksi mata lain mengatakan bahwa api dari warung makan sehingga warga yang sedang makan saat mengetahui kejadian itu langsung lari keluar dan selamatkan diri.

Kabag Ops Kompol Winarto dan Kapolsek Kota AKP Zawal yang ditemui di TKP belum bisa beberkan kronologis atas insiden kebakaran tersebut.

“nanti setelah olah TKP dan meminta keterangan saksi warga, barulah bisa kita simpulkan penyebab kebakaran tersebut” ungkap Kapolsek.

Baca Juga:  LP3BH Desak Polda Tuntaskan Dugaan Penyimpang Proyek Rektorat Unipa

Kata Kapolsek, upaya yang dilakukan polisi saat ini adalah berusaha memadam api. Sebab selain kurangnya armada pemadam kebakaran yang lambat turun ke TKP, maka pihaknya ambil langkah dengan mobil water canon.

Api berhasil dimatikan setelah duakali pengisian air di damkar dan water canon, setelah berhasil api dimatikan dua unit mobil tangky air datang membantu.

Editor : Kris Tanjung
penulis: Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com