Portal Berita Papua Barat

Kemenhub Diminta Buka Kembali Penerbangan Langsung, Manokwari-Biak

0 373
Penerbangan Langsung Manokwari-Biak
Penerbangan Langsung Manokwari-Biak – Ferry Auparay. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Penerbangan Langsung Manokwari-Biak.  Pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan diminta agar membuka kembali rute penerbangan Manokwari-Biak.

Pasalnya, hal ini kerap dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Manokwari khususnya suku Biak dan Serui yang sudah bertahun-tahun mendiami daerah Manokwari Papua Barat.

“Tolong agar ada perhatian untuk dibuka kembali rute penerbangan Manokwari-Biak. Sebab ketika penerbangan ke Biak kita harus melalui Jayapura, kadang kita kesulitan dan biayanya sangat tinggi,” kata tokoh pemuda Serui di Manokwari, Ferry Auparay sekaligus menyikapi kondisi penerbangan rute Manokwari-Biak sangat sulit terjangkau.

Menurut Ferry, ketika penerbangan ke Biak, bisa menjangkau ke kabupaten Supiori, kabupaten Serui dan kabupaten Waropen. Namun selama ini, jika ingin ke Biak, harus melalui Jayapura dan transit ke Biak.

“Ini lah yang membuat tingkat kemalahan harga tiket. Belum lagi ketika penerbangan delai, maka biaya yang dikeluarkan l sangat besar pula. Oleh karena itu pemerintah Pusat melalui kementerian terkait, termasuk aggota DPR RI Dapil Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua untuk memperjuangkan aspirasi tersebut,” kata Ferry, Kamis (8/3/2018).

Ia mengatakan, rute penerbangan Biak-Manokwari sangat penting dan dinilai strategis. Sebelumnya, Bandara Frans Kaisiepo Biak Numfor dijadikan Bandara Internasional dan terkenal. Karena itu akunya, setidaknya bisa dijadikan sebagai Bandara transit untuk Jayapura, Supiori, Serui dan Waropen.

Dijelaskan Auparay bahwa jumah warga Biak, Serui, Waropen, dan Supiori yang berada di Provinsi Papua Barat sangat banyak, bahkan kesulitan ketika hendak bepergian ke Biak Numfor dan sekitarnya.

“Untuk ke Biak saja masyarakat harus menggunakan kapal laut, itupun sekarang ini kapal laut rute Biak, Serui, Waropen, Supiori sudah sangat susah,” ucapnya.

Berkaitan dengan hal itu, menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Robert J. Kardinal yang menerima kunjungan delegasi perwakilan partai buruh Australis (Australian Labor Party/ALP) di Jakarta, Rabu (7/3/2018) ikut menyikapi dan membahas hal tersebut. .

Baca Juga:  Seleksi SIP, 4 Anak Papua Lolos, 1 Gugur, Fraksi Otsus Yoteni: Trima Kasih Kapolda

“Jadi dalam pertemuan itu dibahas mengenai isu ekonomi, perdagangan, dan pendidikan. Saya kan ikut juga disitu. Dalam delegasi mereka itu kan juga ada Tim Bidang Pendidikan. Jadi saya undang mereka karena pemerintah kini tengah menggodok aturan supaya perguruan tinggi asing bisa masuk ke Indonesia,” kata Robert.

Dalam kesempatan itu, Robert yang juga adalah DPR RI dapil Papua Barat, meminta agar penerbangan langsung Australia-Papua dibuka.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!