Portal Berita Papua Barat

Kepala BNN PB: Anak Papua Harus Diselamatkan Dari ‘Lem Aibon’

0 152
Anak Papua Harus Diselamatkan
Anak Papua Harus Diselamatkan – Kepala BNN Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo saat membuka Rakornis BNN di Swissbel Hotel Manokwari, Rabu (28/3/2018).(Foto: Hanas Warpur/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Anak Papua Harus Diselamatkan.  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat tidak hanya fokus untuk memberantas dan memutus rantai peredaran Narkoba di daerah Papua Barat, tetapi juga ikut mendorong agar memutus masalah sosial lainnya, seperti pengaruh mengisap lem aibon di daerah Papua Barat, maka orang asli Papua atau anak-anak Papua harus diselamatkan dari masalah lem aibon.

Hal itu disampaikan Kepala BNN Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo saat membuka Rakornis BNN di Swissbel Hotel Manokwari, Rabu (28/3/2018). Ia  mengutarakan bahwa, sangat prihatin dengan kondisi terkini tentang maraknya mengisap lem aibon yang menyasar kepada anak-anak asli Papua, termasuk non Papua.

Sebab menurut Brigjen Pol Untung bahwa, maraknya pengisap lem aibon berada di kalangan anak dan remaja, maka persoalan ini harus di putuskan bersama-sama pengambil kebijakan di pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, kota.

Dijelaskan Untung bahwa lem aibon tidak termasuk dalam tugas BNN, namun karena hal ini sudah menyusakan dan mereskan masyarakat, terutama merusak generasi anak-anak asli Ppaua, maka mereka pun turun tangan membantu pemerintah mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga:  Atasi Marak Lem Aibon, BNN Papua Barat Rakornis Lintas Program dan Lintas Sektor

Disisi lain belum adanya aturan hukum yang dapat menjerat pencandu lem aibon. Untuk itulah perlu adanya koordinasi lintas sektor untuk berantas persoalan lem aibon dan menyelamatkan anak-anak Papua dari persoalan itu.

“Belum lama ini BNN telah melakukan reabilitasi dan rujukan berobat keluar daerah Manokwari terhadap salah satu anak asli Papua yang pecandu lem aibon untuk beobat ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dimana langsung didampingi oleh Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Papua Barat dr. Arianta Damanik,” sebut Brigjen Pol Untung.

Sementara Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Papua Barat dr. Arianta Damanik kehadapan peserta rakornis bahwa proses rehabilitasi anak pecandu lem aibon kesulitan biaya, sebab tidak ada ketersedian anggaran dari BNN untuk pecandu lem aibon, namun berkat dibantu oleh anggota DPRD Manokwari Romoer Tapilatu, maka pasien pecandu lem aibon bersama keluarga bisa dibantu.

Penulis: Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!