Portal Berita Papua Barat

Ketua DPRD Desak Perindagkop Cek Izin Depot Pertamini

0 5
DPRD Awasi Asset Di 4 Kota Studi
Dedy Subrata May, Ketua DPRD Kabupaten Manokwari

Manokwari,Papuabaratoke.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari, Dedy Subrata May, S.Hut, mendesak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat, mengecek perizinan keberadaan usaha mesin BBM eceran atau depot Pertamini.

Hal itu dinyatakan, Dedy menyikapi peristiwa kebakaran yang menghanguskan depot Pertamini yang berada di jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, sekira pukul 15.10 WIT, Sabtu (16/12/2017).

“Setiap yang memiliki usaha, wajib mempunyai surat izin. Saya lihat hampir di semua tempat, ada pompa mini (Pertamini) di sejumlah titik. Saya curiga usaha ini tidak mengantongi ijin. Disperindagkop harus segera mengecek ijinnya,” tukas Dedy di hadapan sejumlah awak media, sesaat usai kejadian tersebut, Sabtu (16/12/2017).

Ilustrasi Mesin BBM Ecera (Pertamini)

Menurutnya, dalam menjalankan usaha yang memiliki tingkatan risiko sebagimana usaha Pertamini, harus mendapatkan izin sesuai alurnya. Antara lain, mulai dari izin ketua RT, RW, Lurah/Kepala Desa dan Kecamatan, kepolisian hingga ke SPBU terdekat.

Karena menurut Dedy, usaha semacam ini sangat beresiko terhadap keselamatan, baik pemilik usaha maupun lingkungan sekitar.

“Kalau betul tidak ada ijinnya, statusnya bisa dikatakan ilegal karena melanggar Undang-undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang Minyak dan Gas Bumi. Khusus soal larangan menjalankan usaha niaga atau penjualan BBM tanpa izin,” sebutnya.

Selanjutnya dia menilai, usaha depot Pertamini tersebut, jauh dari kata safety atau aman dari titik api. Pasalnya, hampir semua usaha tersebut berada di pinggir jalan dan di lokasi permukiman padat penduduk.

“Standart keamanannya tidak jelas, berada langsung di badan jalan raya. Kami akan menelusuri ijin usaha penjualan bensin pertamini ini, dan berapa batas jumlah diperuntukan untuk dijual kembali dari SPBU atau ditampung para oleh para pengusaha Pertamini,” pungkas Dedy.

Baca Juga:  Gawat, Ratusan Botol Madu Palsu Beredar Di Manokwari
Editor : Kris Tanjung
Penulis : IAN
Comments
Loading...
error: Content is protected !!