Portal Berita Papua Barat

KSP Diyakini Dorong Pembangunan Ekonomi, Pemda Diminta Siapkan Data Spasial

0 51
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi – Kepala Badan Geospasial Prof Hasanudin Zaenal Abidin, saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi dan bimbingan teknis penguatan jaringan informasi geospasial nasional (JIGN) di Tanah Papua dan Region Maluku (Provinsi Papua Barat, Papua, Maluku Utara dan Maluku) yang digelar di Swissbel Hotel Manokwari, Papua Barat, Kamis (5/4/2018).(Foto: Kris Tanjung/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pembangunan Ekonomi.  Pemerintah daerah (Pemda) diminta menyiapkan data spasial untuk mendorong percepatan kebijakan satu peta (KSP).

Dimana Presiden RI Joko Widodo menyatakan dalam Perpres Nomor 9 tahun 2016 bahwa kebijakan satu peta adalah salusi terbaik yang mengintegrasi data seluruh Indonesia.

Perpres ini lahir dengan melihat bahwa tumpang tindih peta dan perizinan yang menimbulkan konflik dan sengketa sehingga menghambat laju pembangunan ekonomi daerah.

“Untuk itu, KSP diyakini adalah salah satu perangkat yang akan mendorong pembangunan ekonomi daerah,” ujar Kepala Badan Geospasial Prof Hasanudin Zaenal Abidin, dalam rapat koordinasi dan bimbingan teknis penguatan jaringan informasi geospasial nasional (JIGN) di Tanah Papua dan Region Maluku (Provinsi Papua Barat, Papua, Maluku Utara dan Maluku) yang digelar di Swissbel Hotel Manokwari, Papua Barat, Kamis (5/4/2018).

Dia mengemukakan, yang melatarbelakangi lahirnya JIGN ini, dikarenakan peta-peta tematik Indoensia yang dibuat kementerian lembaga saat ini, masih tak mememuhi sntadar sehingga berpengaruh dalam pembangunan daerah.

“Misalnya terjadi tumpang tindih perijinan dan tentunya hal ini menyababkan banyak hambatan dalam pembangunan daerah. Dan dampaknya tidak hanya menghambat ekonomi, tapi sosial dan politik. Akibatnya pembangunan daerah terhambat dan peningkatan ekonomi tidak berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dikatakannya, maka JIGN akan menyatukan suatu sistem integrasi yang memenuhi standar yang sama dan tersimpan dalam basis data yang nantinya bisa diaskes oleh pemda.

“Jika seluruh peta ini sudah terintegrasi, akan mendorong kemudahan baik dalam berinvestasi maupun pembangunan lainnya. Kita harapkan bisa memudahkan pemerataan pembangunan ekonomi dan infrastruktur,” ucap dia.

“Kalau kita puya informasi dan data yang lengkap maka akan mendorong pemerataan pembangunan ekonomi dan lainnya,” sambung Hasanudin.

Baca Juga:  BP Klasis Diminta Ikut Perhatikan Situs Pulau Mansinam
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri sekaligus PJS Gubernur Papua, H. Soedarmo (Ke dua dari kanan) Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani (Ke dua dari kiri) Rektor Unipa DR Yakob Manusawai (Kanan) dan Kepala Badan Geospasial Prof Hasanudin Zaenal Abidin (Kiri) saat membuka rapat koordinasi dan bimbingan teknis penguatan jaringan informasi geospasial nasional (JIGN) di Tanah Papua dan Region Maluku (Provinsi Papua Barat, Papua, Maluku Utara dan Maluku) yang digelar di Swissbel Hotel Manokwari, Papua Barat, Kamis (5/4/2018).(Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Hasanudin juga mengatakan, bahwa awal Agustus 2018 mendatang, JIGN ini akan diluncurkan secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. Karenanya kata dia, diharapkan JIGN dapat terkonek di seluruh wilayah Indonesia.

“Oleh sebab itu seluruh simpul jaringan daerah bisa terkonek hingga waktu peluncurannya nanti oleh bapak Presiden RI Jokowi. Kalau Simpul JIGN terkonek, yang sangat diuntungkan nanti adalah daerah karena punya banyak konektivias,” pintanya.

Meski saat ini lanjut dia, untuk Provinsi Papua Barat dan Papua belum terkonek maksimal namun diharapkan dengan adanya JIGN menghilangkan tumpang tindih yang ada.

“Intinya kita semua harus bekerja sama agar kebijakan satu peta ini berjalan dengan baik.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani yang juga hadir mewakili Gubernur Dominggus Mandacan mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat kepada Papua Barat menjadi tuan rumah kegiata ini.

Selanjutnya, Lakotani menuturkan,
bahwa disadari kegiatan ini sangat penting guna mendorong sinergitas simpul-simpul JIGN yang diyakini membantu perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut selain diikuti oleh perwakilan OPD Provinsi Papua Barat, juga hadir Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri sekaligus PJS Gubernur Papua, H. Soedarmo, Rektor Unipa DR Yakob Manusawai dan perwakilan dari Maluku Utara dan Maluku.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!