Portal Berita Papua Barat

Madu Palsu Diproduksi Sejak 2010

0 12

Manokwari, Papuabaratoke.comMadu Palsu Diproduksi Sejak 2010.  Produk madu merk Alam Sumbawa dan Tawon Wamena yang dipalsukan oleh YS (47), ternyata sudah dilakukan sejak 2010. Hal itu terungkap setelah BPOM mengamankan yang bersangkutan dalam kegiatan Operasi Nasional Gabungan di Manokwari selama 2 hari (5-6 September).

Kepala BPOM di Manokwari Mojaza Sirait mengatakan, produk madu palsu sama sekali tak mengandung madu. Ia mengatakan, produk palsu dibuat dari bahan dasar gula pasir dan gula merah gula aren dan ditambah bahan pemutih.

“Proses pembuatan madu palsu dimulai dengan memasak gula pasir selama 5-6 jam, kemudian dicampurkan gula aren biar warnya mirip seperti madu asli dan ditambah pemutih. Pelaku sudah menjalankan aktivitasnya cukup lama, sejak 2010,” kata Sirait, Rabu.

Selain menggunakan bahan dasar gula, Sirait melanjutkan, pelaku mengemas produk madu palsu dengan botol-botol yang diperoleh dari tempat pembuangan sampah dan parit. “Bisa dibayangkan, kemasannya saja tidak bersih. Produknya juga tidak mengandung madu sama sekali, kalau dikonsumsi oleh orang yang diabetes bisa fatal,” bebernya.

Sirait mengungkapkan, pemalsuan madu sejenis tersebut sebelumnya telah ditemukan di Jayapura, Papua. “Ada kemungkinan produk ini sama. Karena pengakuan awal, pelaku kenal dengan orang yang di Jayapura. Kita masih kembangkan keterlibatan mereka. Memang produk ini sudah lama jadi target,” ujar dia.

Diakuinya, kemudahan yang diberikan kepada para pelaku UMKM untuk mendapatkan ijin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) justru dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab dengan berbuat curang. Misalnya, memalsukan produk makanan/minuman.

“Label PIRT dibuat sendiri oleh pelaku. Banyak sekali pelanggaran yang dilakukan. Kita minta ini ditindak tegas sesuai Undang-undang yang berlaku. Karena ini sangat beresiko terhadap kesehatan masyarakat. Mohon masyarakat ikut membantu jika menemukan produk tersebut,” ujar dia lagi.

Madu Palsu Diproduksi Sejak 2010

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Y46_vtGYw7k[/embedyt]


Kini, YS telah diamankan dan dikenakan wajib lapor. Seluruh produk serta bahan pembuat madu palsu telah diamankan. BPOM juga masih menunggu hasil uji laboratorium dari produk tersebut.

“Pelaku bekerja sendiri. Untuk, Papua dan Papua Barat, kita akan kembangkan kasus ini hingga tuntas. Motifnya adalah ekonomi. Karena sudah lama dan tidak ada upaya memperbaiki, kita jerat pelaku dengan Undang-undang pangan,” tandasnya. (ARF/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!