Portal Berita Papua Barat

Manajemen RSUD Dipolisikan, Bupati Mandacan : Kita Tunggu Keputusan Pengadilan

0 2.443
Manajemen RSUD Dipolisikan
Manajemen RSUD Dipolisikan – Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan. (Photo : ARF/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Manajemen RSUD Dipolisikan.  Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan angkat bicara terkait, managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Manokwari, yang dipolisikan.

Dimana laporan polisi tersebut dilakukan oleh dr Augustine Hehanussa, SpKK, didampingi penasehat hukumnya, lantaran merasa menjadi korban dugaan malpraktek terhadap anaknya, David Jewish Hehanussa (5) yang dilakukan oknum perawat di RSUD Manokwari.

Demas Mandacan mengatakan, bahwa terkait laporan polisi yang dibuat tersebut justru membalikan fakta sebenarnya. Dan Justru disinyalir oknum dokter (dr Augustine Hehanusa, SpKK, red) itulah yang memanfaatkan keadaan.

Dimana memerintahkan oknum perawat di RSUD yang menangani pasien saat itu, untuk memberikan obat kepada pasien di luar yang telah diperintahkan sesuai dosis obat yang telah ditentukan.

“Jadi yang benar itu ada beberapa perawat yang diklaim tidak menjalankan sesuai SOP. Yaitu tidak memberikan obat kepada anaknya (Pasien, red) dr Agustina Hehanussa itu. Malah dia sendiri juga memerintahkan perawat untuk memberikan obat sama anaknya,” terang Bupati Demas, yang dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Selasa (20/2/2018) sore.

Baca Juga:  Diduga Malpraktek, Manajemen RSUD Manokwari Dilaporkan ke Polisi

Tak hanya itu, Bupati Demas mengklaim, dr. Augustine Hehanussa justru menuntut pihak manajemen RSUD Manokwari harus membayar ganti rugi biaya material sebesar Rp 3 Milyar.

“Saat dia ( Dr. A. Hehanusa, red) sudah lakukan aksinya, justru malah minta pihak managemen RSUD bayar ganti rugi material Rp 3 Miliar. Tapi RSUD minta persetujuan saya (Bupati, red) untuk pembayaran penggantian biaya material tersebut. Dan saya menolak, karena tidak ada dasar hukum untuk mengeluarkan uang, sehingga masalah ini dilanjutkan ke proses hukum. Kita tunggu kesaksian di pengadilan dan keputusan pengadilan seperti apa, kita tunggu,” kata Demas.

Sebagaana diberitakan, dr. Augustine Hehanussa, SpKK, di dampingi 3 penasehat hukumnya, Kemal Fadillah, SH, Benny Arens Niwe Lattu, SH, Steven Glorio H, SH, melaporkan pihak RSUD Manokwari sesuai dengan nomor surat tanda penerimaan laporan, nomor : STPL/26/II/2018/Papuabarat/SPKT/tanggal 20 Februari 2018.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com