Portal Berita Papua Barat

Masyarakat dan Komunitas Anak Air Manokwari, Besok Akan Sisir Pulau Lemon

0 238
Komunitas Anak Air Manokwari
Komunitas Anak Air Manokwari – Sepanduk kegiatan peringatan hari peduli sampah Nasional 2018 yang mengangkat tema “Bersama Sayangi Bumi Bersihkan Dari Sampah”.(Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Komunitas Anak Air Manokwari.  Kelompok masyarakat dan komintas peduli lingkungan Anak Air Manokwari dijawadlkan, Sabtu 24 Februari 2018 (Besok) akan menyisir pulau lemon dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai kampanye perang melawan sampah yang dinamai “grebek sampah” di teluk Sawaibu, Kabupaten Manokwari.

“Kampanye aksi bersih-bersih di pulau ini dalam rangka peringatan hari peduli sampah nasional tahun 2018. Komunitas anak air Manokwari dan beberapa organisasi peduli sampah, mengajak seluruh masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di pulau lemon, Sabtu (24/2/2018) besok,” ujar Toto Rizqi Darwinto, selaku humas komunitas Anak Air Manokwari, Jumat (23/2/2018).

Baca Juga:  Rupanya Masalah Sampah Di Manokwari Tak Hanya Di Darat

Darwinto menjelaskan, kampanye dan aksi yang mengusung tema “bersama sayangi bumi bersihkan dari sampah”, merupakan gerakan sosialisasi dan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan secara berkesinambungan.

Dalam aksi yang akan dilakukan nantinya (24/2/2018 besok, red) diikuti oleh kurang lebih sekitar 30-an kelompok sosial, kelembagaan dan perusahaan, ormas dan LSM, serta pemerhati lingkungam dengan target peserta sebanyak 400-500 orang.

Baca Juga:  Sejumlah Komunitas Gabung Jurus Bebaskan Pulmon Dari Sampah

“Melalui kegiatan ini, harapan kami dapat mengedukasi masyarakat mencintai dan menjaga keasrian lingkungan tempat tinggalnya bebas dari sampah,” terang dia.

Darwinto juga menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan sampah, pemerintah memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat guna menjadikan Kota Manokwari bebas dari sampah dalam waktu yang tak terlalu lama.

“Kebijakan dan program pengolahan sampah, gerakan kebersihan di kantor pemerintah hingga tingkat kelurahan, pelabuhan laut, sungai, pasar, tradisional, pemukiman harus dikawal bersama. Karena sampai saat ini permasalahan sampah bersama dapat kita atasi,”pintanya mengakhiri.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com