Portal Berita Papua Barat

Masyarakat Diharap Manfaatkan Musrembang Luapkan Aspirasi

0 42
Manfaatkan Musrembang
Manfaatkan Musrembang – Plh Sekda Manokwari, Wanto disambut warga saat menghadiri musrembang di Distrik Tanah Rubuh yang diwakili Plh Sekda Manokwari, Wanto, Kamis (22/2/2018). (Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Manfaatkan Musrembang.  Mayarakat diharap dapat memanfaatkan Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) di tingkat distrik dalam meluapkan aspirasinya.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan yang membuka musrembang di Distrik Tanah Rubuh yang diwakili Plh Sekda Manokwari, Wanto, Kamis (22/2/2018) mengatakan, musrembang merupakan agenda tahunan yang mengacu pada undang-undang.

Untuk itu, dalam musrembang diharapkan dapat menggali pontensi, permasalahan serta aspirasi yang berkembang di masyarakat. Pasalnya kata dia, masyarakat lah yang lebih memahami persoalan di wilayahnya.

“Saya harapkan musrembang bukan hanya sekedar formalitas seremonial tahunan, tapi kiranya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam rencana program prioritas yang benar menjadi kebutuhan masyarakat bukan kelompok atau keinginan seseorang,” ucapnya yang juga menjabat sebagai asisten I Pemda Manowari.

Diketahui bersama lanjut Wanto, usulan program baik tingkat kabupaten hingga pusat, pengusulannya sudah dilaksanakan. Yakni secara online melalui aplikasi e-planning dan terintegrasi dengan anggaran dan penatausahaan keuangan.

“Hal ini berarti jika planing tidak terimput dalam e-planning maka dana tidak dicairkan, dan dimanfaatkan termasuk dana desa,” imbuhnya mengingatkan.

Sambungnya usulan program atau kegiatan langsung di buat rencana kerja pemerintah (RKP), dana kampung langsung dikelola oleh kampung, sedangkan usulan program atau kegiatan yang menjadi kewenangan pemerintah di kordinasikan dengan OPD teknis sesuai tupoksi.

“Mulai tahun anggaran 2019, bupati akan mngambil kebijakan penerapan pagu indikatif kewilayahan sehingga usulan distrik dibiayai oleh pagu indikatif kewilayahan akan dijamin termuat dalam APBD tahun 2019,” kata dia.

Diketahui bahwa pagu indikatif yang diperuntukan kepada distrik Tanah Rubuh adalah sebesar Rp.4,5 miliar.

“Kami berharap penyusunan program-kegiatan dilaksanakan secara baik dan benar menyangkut kegiatan, volume, lokasi serta kebutuhan pendanaannya, agar pelaksanaan musrembang tidak sekedar seremonial,” tuturnya lagi.

Baca Juga:  Ombudsman Sebut Masih Ada Pelanggaran dalam Pelaksanaan Ujian Nasional

Dikemukakan, bahwa hasil musrembang ini akan disinergikan dengan rencana kerja (Renja) OPD dan dilalukan pembahasan pada forum OPD pada minggu ke tiga Februari.

Kepala OPD, kepala distrik serta kepala kampung dapat memgoptimalkan perencanaan dan pemanfaatan anggaran pembangunan, secara efisien, efektif, transparan serta akuntabel, sehingga pembangunan tepat sasaran dan memenuhi ekspektasi masyarakat yang menambahkan sentuhan pembangunan.

“Khusus untuk anggota dewan dapil setempat (Dapil II) mohon agar aspirasi maupun usulan seyogyanya melalui musrembang ini, tidak di luar. sehingga dapat di ketahui serta sinkron dengan usulan masyarakat,” kata Wanto.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com