Portal Berita Papua Barat

Merusak dan Anarkis di Kantor Gubernur, Inilah Ungkapan Kekecewaan Tokoh Arfak Daud Indou

0 427
Ungkapan Kekecewaan Tokoh Arfak Daud Indou
Ungkapan Kekecewaan Tokoh Arfak Daud Indou – Intelektual tokoh Arfak di Kabupaten Manokwari, Daud Indou saat menggelar jumpa pers Senin (9/4/2018), menyikapi tindakan pengerusakan dan anarkis yang dilakukan sejumlah oknum mahasiswa di kantor Gubernur Papua Barat, Jumat lalu. (Foto: Hanas Warpur/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Ungkapan Kekecewaan Tokoh Arfak Daud Indou.  Intelektual tokoh Arfak di Kabupaten Manokwari, Daud Indou secara tegas menyatakan kekecewaannya atas insiden pengerusakan dan anarkis di kantor Gubernur Papua Barat.

Dan ia sangat menyayangkan sikap oknum mahasiswa yang merusak fasilitas di kantor Gubernur dan di Kantor BPKAD Provinsi Papua Barat.

Semestinya sebagai mahasiswa mengedepankan kecerdasan emosional dan intelektual dalam menghadapi dan memecahkan setiap persoalan.

“Apalagi ribut dan brutal hingga anarkis merusak fasilitas pemerintah, sangat tidak beretika dalam kedewasaan menjadi seorang mahasiswa,” kata Daud Indou kepada awak media, Senin (9/4/2018) menyikapi tindakan anarkis yang dilakukan oknum mahasiswa, Jumat lalu.

Untuk itu, agar kejadian serupa tak terulang, pihaknya menyarankan melalui rekaman CCTV di areal perkantoran gubernur ini, memproses secara hukum oknum-oknum yang terbukti melakukan pengerusakan tesebut tanpa harus meminta laporan resmi oleh Gubernur Papua Barat.

“Kejadian (Pengerusakan, red) Jumat lalu, adalah tindakan pidana murni. Karena merusak fasilitas pemerintah yang tidak mempertontonkan sikap kedewasan seorang mahasiswa. Maka perlu memberikan pembelajaran dan efek jera kepada para oknum mahasiswa,” tegas Daud Indou.

Dia mengatakan, kedepan bantuan langsung dari provinsi tak lagi melayani mahasiswa, namun setiap pengajuan proposal mahasiswa untuk bantuan pendidikan diahlikan ke kabupaten/kota se Papua Barat.

“Yang punya data mahasiswa ada di kabupaten/kota, provinsi tak punya data, maka kembalikan proposal ke daerah masing-masing saja, sebab sebagian besar bantuan sudah dikasih ke pemerintah daerah,” ujar Daud.

“Penyidik silahkan memproses kasus pengrusakan kantor gubernur tanpa meminta pesetujuan gubernur. Sangat memalukan sekali perbuatan tersebut,” tegasnya lagi.

Lanjutnya, mereka yang melakukan pegrusakan kantor gubernur merupakan gabungan, bahkan bisa saja bukan saja dari mahasiswa melainkan ada yang sudah tak aktif kuliah, turut dalam aksi tersebut.

Baca Juga:  Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat Dirusak

Ketua Harian KONI Papua Barat ini, mengemukakan bahwa pemerintah provinsi Papua Barat diminta evaluasi kerja ASN di birokrat pemprov. Kemudian proposal dikembalikan ke masing-masing daerah, misalnya mahasiswa berasal dari Kabupaten Manokwari, Pegaf dan Mansel kembalikan saja, selanjutnya kabupaten, kota laninya.

Sebab, kata dia, kucuran dana dari provinsi sangat besar ke daerah. Namun pemda, juga diminta untuk evaluasi nama-nama penerima beasiswa agar tepat sasaran.

“Insiden pengrusakan kantor gubernur sangat memalukan gubernur bapak Dominggus Mandacan, terutama gubernur Papua Barat adalah kepala suku besar Arfak. Itu artinya, penilaian dari luar Papua Barat bisa saja menyatakan bahwa kepemimpinan gubernur sangat tidak baik akibat perbuatan oknum mahasiswa tersebut,” keluh Daud.

Bahkan katanya lagi, sebaiknya pemimpin perguruan tinggi negeri dan swasta di daerah Manokwari dan luar Papua Barat agar tegas memberikan sanksi tegas kepada oknum mahasiswa yang terbukti melakukan pengrusakan dan tindakan anarkis di kantor gubernur.

Dia menambahkan bahwa, kantor itu sesuai penilaian pemerintah Pusat adalah gedung termegah di Indonesia dan termahal pula dengan biaya pembangunan menelan Rp 400 miliar.

“Artinya separuh besar uang rakyat yang membangun gedung tersebut, kemudian sebentar lagi akan diperbaiki menggunakan uang rakyat dengan biaya besar lagi, seharusnya kita jaga bersama gedung kebanggaan ini,” ungkap Daud dengan nada kecewa.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com