Portal Berita Papua Barat

Miris! Upah Guru Honorer di Manokwari hanya Rp200-300 Ribu

0 150
Upah Guru Honorer di Manokwari
Upah Guru Honorer di Manokwari – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manokwari Ayu Humaira Batarai. (Foto: Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Upah Guru Honorer di Manokwari.  Kondisi pendidikan dasar di pinggiran kota di Kabupaten Manokwari cukup memprihatinkan. Selain keterbatasan sarana dan prasarana. Mirisnya, masih ada guru honorer yan menerima upah per bulan hanya Rp.200-300 ribu.

Upah ini dibayarkan oleh pihak sekolah. Realitas ini terungkap dalam rapat DPRD dengan stake holder di jajaran Pemerintah Kabupaten Manokwari serta UNICEF terkait sinkronisasi program pendidikan di pinggiran kota, Kamis (23/3/2018).

Ketua Komisi A DPRD Ayu Humaira Batarai mengungkapkan persoalan upah guru honorer adalah masalah lama dan telah disampaikan berkali-kali ke pemerintah daerah.

“Tidak manusiawi upah guru honorer di daerah terpencil. Upah ini dibayarkan dari dana BOS, padahal dana ini tidak cukup. Ada bantuan dari dana desa tetapi prosentasinya kecil sekali, paling hanya 1-2 kampung saja yang sudah membantu,” katanya.

Sesuai aturan, alokasian dana BOS untuk membayar gaji guru (honorer) adalah maksimal 15 persen dari total dana yang diterima setiap sekolah. Kata Ayu masalah guru honorer ini merata di hampir semua sekolah yang ada di daerah terpencil dan pinggiran.

“Misalnya, dana BOS yang diterima hanya Rp11 juta, karena alokasinya dihitung per kepala murid di masing-masing sekolah. Berarti berkisar hanya 1,5 juta rupiah per bulan. Iya, ada yang diberikan Rp200-300 ribu per bulan,” ujar Ayu.

Realitas ini tentu menambah panjang daftar masalah pendidikan di Kabupaten Manokwari. Ayu menyebutkan selain upah, sarana penunjang terutama rumah dinas guru hampir tidak tersedia di sekolah-sekolah yang ada di daerah pinggiran.

“Tidak tersedianya rumah guru di daerah-daerah terpencil mengakibatkan guru susah untuk menetap di tempat tugas. Seperti di Distrik Sidey, kepala sekolah terpaksa menempati rumah penjaga sekolah. Tidak bisa bolak-balik, karena biaya akan sangat besar,” terang Ayu.

Untuk itu, Ayu menekankan, perumahan bagi guru-guru yang berada di daerah terpencil dan pinggiran wajib disediakan.

“Perumahan bagi guru ini harus menjadi prioritas supaya guru bisa menetap dan melaksanakan tugas,” tandas kader Partai Gerindra ini.

Baca Juga:  Segera Angkat  Guru Honorer Jadi Honor Daerah
Upah Guru Honorer di Manokwari
Upah Guru Honorer di Manokwari – Suasana rapat dengar pendapat antara DPRD Kabupaten Manokwari, OPD terkait di jajaran Pemda, dan pihak UNICEF. Rapat ini dalam rangka sinkronisasi program pendidikan di daerah pinggiran kota. (Foto: Razid Fatahuddin/PBOKe)

Bidang pendidikan dan kesehatan, tambah Ayu, selalu menjadi perhatian berbagai pihak. Meski demikian, masih sebatas ‘perhatian’ saja. Tidak ada tindakan konkrit yang dilakukan untuk menyikapi pelbagai persoalan pendidikan. Demikian juga dengan bidang kesehatan.

“Kita selalu berteriak soal pendidikan dan kesehatan tetapi begitu selesai. Kita sudah tidak peduli. Saya berharap ada langkah nyata dari pemda. Ini masalah kemanusiaan,”

Wakil ketua DPRD Frengky Awom menambahkan besaran upah bagi guru honorer harus dibayarkan sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP).

“Tidak ada tawar-menawar, DPRD akan merekomendasikan agar upah guru honorer harus dibayar. Minimal itu Rp2,5 juta. Kasihan, orang mau hidup bagaimana dengan Rp200-300 ribu perbulan. Terus terang, saya baru tahu informasi ini. Anggota dewan harus kawal ini dalam pembahasan anggaran,” pungkasnya.

Aturan menghendaki alokasi anggaran pendidikan melalui APBN/APBD adalah sebesar 20%. Di dalam Undang Undang Otonomi khusus alokasi anggaran pendidikan adalah sebesar 30 persen. Dan, anggaran kesehatan adalah 15 persen.

Meski demikian, di tahun anggaran 2018, pemda Manokwari baru mampu memenuhi kehendak aturan ini, yakni 17,48% persen dari total pagu anggaran pendidikan berkisar Rp173 miliar lebih.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!