Portal Berita Papua Barat

Pecandu Lem Fox dan Aibon Tak Ada Aturan Hukumnya, BNN Sarankan Pemda Bentuk Perda

0 140
Pecandu Lem Fox dan Aibon
Pecandu Lem Fox dan Aibon – Kepala Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Pemberdayaan (P2M) BNN PB drg. Indah Perwitasari.(Foto: Hanas Warpur/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pecandu Lem Fox dan Aibon.  Badan Narkotika Nasional Papua Barat (BNN PB) menyarankan pemerintah daerah di Papua Barat membuat peraturan daerah (Perda).

Hal ini untuk menyikapi belum adanya aturan hukum bagi pecandu atau pengisap lem fox dan lem aibon yang marak ditemui pada kalangan remaja di daerah Manokwari khususnya, dan Papua Barat umumnya.

Untuk mengantisipasi kondisi saat ini, BNN Papua Barat hanya bisa melakukan pencegahan dengan membentuk tim pembinaan dan merehabilitasi para pecandu lem fox dan aibon.

Kepala BNN Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo melalui Kepala Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Pemberdayaan (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat drg. Indah Perwitasari menjelaskan, meski belum ada aturannya, namun pihak BNN terus melakukan pencegahan.

“Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan bisa merancang perda untuk dapat mengantisipasi maraknya pecandu isap lem fox dan aibon di masing-masing daerah. Terutama aturan itu mempertegas dengan cara pembelian lem aibon dan fox atau sejenisnya harus melhat usia dan menggunakan KTP saat membeli lem aibon dan lem fox serta sejenis lainnya,” kata drg. Indah, Senin (26/3/2018).

Dikatakan drg. Indah bahwa dengan mengisap lem aibon dan fox sejenisnya, tentu saja memengaruhi daya pikir serta merusak generasi muda Papua Barat. Bahkan bisa saja dipengaruhi untuk mengarah kepada narkoba.

Baca Juga:  Pelajar Jadi Target Narkoba, BNN PB Bentengi Sekolah Dengan Tes Urine

Selain itu, ia menduga ada oknum yang tidak bertanggung jawab sengaja memanfaatkan para remaja pecandu untuk membeli, menjual, dan menggunakan narkoba.

Kata dia, kalau di luar Papua lem fox dan lem aibon digunakan semestinya, namun kalau di daerah Papua dan Papua Barat sudah dimanfaatkan untuk merusak kesehatan dan akhirnya merusak mental serta bisa berdampak kepada pelanggaran hukum.

“Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan, sebab anak-anak Papua memiliki kecerdasan dan kemampuan melebihi dari segalanya. Sudah saatnya anak-anak Papua harus diselamatkan dari bahaya mengisap lem aibon dan lem fox,” tuturnya.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!