Portal Berita Papua Barat

Pemuda dan Mahasiswa Punya Andil Wujudkan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif

1
Wujudkan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif
Wujudkan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif – Ketua BMP Papua Barat, Leonardus Tuturop
Manokwari, Papuabaratoke.com – Wujudkan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif tidak lepas dari peran serta elemen masyarakat, termasuk di dalamnya pemuda dan mahasiswa.

Kepala Suku Pegunungan Tengah di Manokwari, Diben Danggu Weya mengatakan, keamanan dan ketertiban di Papua Barat  khususnya di Kabupaten Manokwari merupakan tanggungjawab bersama. “Kamtibmas juga menjadi tanggungjawab pemuda dan mahasiswa,” kata Weya, Selasa (17/10/201)

Kata dia, pemuda dan mahasiswa merupakan generasi penerus dan calon pemimpin. Untuk itu, harus mempersiapkan diri dengan bekal ilmu pengetahuan. Ini bisa diraih dengan cara belajar secara baik, sehingga mampu berkontribusi bagi daerahnya.

“Tidak perlu ikut dalam kegiatan yang melanggar hukum dan aksi-aksi demo yang melawan pemerintah. Mahasiwa sebaiknya fokus belajar dan membangun kapasitas diri sehingga mampu memberikan kontribusi pembangunan di daerah masing-masing,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua Gerakan Merah Putih, Ismail Yenu mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan yang telah terjalin dengan baik. Di mana, dengan persatuan dan kesatuan, masyarakat dapat hidup damai dan bekerja dengan tenang dan nyaman.

Ketua Gerakan Merah Putih, H, Ismail Yenu

“Jangan ada gerakan-gerakan melanggar hukum karena perbuatan itu hanya akan merugikan diri sendiri dan masyarakat lainnya. Mari, kita jaga kedamaian dan kerukunan yang telah terjalin baik di Papua Barat,” ucap Yenu mengimbau.

Dalam konteks yang lebih luas, Yenu menegaskan, proses integrasi  Papua dengan NKRI atas keinginan seluruh masyarkat (Papua) yang diwakili oleh tokoh-tokoh masyarakat Papua pula.

Meski demikian, ia menyayangkan sampai saat ini masih ada sekelompok orang yang tidak suka dengan kedamaian dan selalu membalikan fakta untuk mencari keuntungan pribadi yang justru memecah belah persatuan serta menggaggu ketentraman masyarakat. “Mereka  adalah orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” tukasnya.

Baca Juga:  Final ! 27 Calon Anggota Panwas se-Kabupaten Manokwari Siap Dilantik
Kepala Suku Pegunungan Tengah di Manokwari, Diben Danggu Weya

Dalam kesempatan ini, Yenu meminta pemuda dan mahasiswa yang berada di daerah ini maupun di luar Papua agar serius mencari ilmu dan menjaga nama baik masyarakat Papua. “Keamanan, ketertiban, ketentraman dan kedamaian masyarakat bukan hanya tanggungjawab aparat keamanan, tetapi tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Papua Barat, Leonardus Tuturop mengemukakan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Ini ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, dan kebiasaan serta latarbelakang budaya yang beragam pula.

Dengan demikian, keberagaman tersebut merupakan energi yang hebat yang dapat digunakan untuk mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan tindakan dan kontribusi positif, bukan gerakan-gerakan yang dapat memecahbelah atau memisahkan diri.

“Kita butuhkan adalah peranan dan kontribusi nyata dalam  pembangunan. Semua orang bisa berkontribusi sesuai bidangnya masing-masing, seperti mahasiswa dan pelajar bertindak nyata dengan fokus belajar dan berprestasi, pedagang di pasar berperan menjalankan perekonomian rakyat dan peran lainnya,” kata Leo.

Ditambahkan, keamanan dan ketertiban yang kondusif sangat dibutuhkan guna mendukung pemerintah daerah melaksanakan program pembanguan demi kemaslahatan masyarakat di daerah ini.

“Lancarnya pembangunan maka kita semua menikmati pembangunan ini dan kesejahteraan meningkat sehingga perekonomian masyarakat menjadi kuat,” pungkasnya. (ARF/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!