Portal Berita Papua Barat

Pencurian Marak, Mahasiswa Diingatkan Dengan UU Penadaan

0 97
UU Penadaan
UU Penadaan – Kasat Binmas Polres Manokwari, Iptu Subiyanto, saat memberikan bantuan usai bertatap muka dengan puluhan mahasiswa asal Merauke di Jalan Manunggal Amban, Kelurahan Amban Manokwari, Senin (19/2/2018) sore.(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – UU Penadaan.  Mahasiswa kembali diingatkan dengan undang-undang (UU) penadaan. Hal ini mengingat masih maraknya aksi pencurian di wilayah hukum Polres Manokwari.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, S.IK melalui Kasat Binmas Polres Manokwari Iptu Subiyanto mengungkapkan, mahasiswa maupun masyarakat pada umumnya, kerap terjebak dengan kasus penadaan.

Hal ini dikarenakan ketidaktahuan masyarakat dan tergoda membeli barang dengan harga murah.

“Jangan beli barang atau motor yang surat-suratnya tidak lengkap atau hrganya sangat murah. Seharusnya tujuh juta dijual sampai seharga dua juta. Jangan dibeli, karena modusnya sekarang begitu, ambil motor orang lain dijual. Harganya murah ade-ade tergiur membeli, padahal itu barang curian, jika itu dibeli maka ade-ade nantinya jelas kena pasal penadaan,” tutur Subiyanto saat menyambangi mahasiswa asal Mareauke yang berkuliah di Manokwari di Asrma Merauke Manunggal Besar kelurahan Amban distrik Manokwari barat, Senin (19/2/2018).

Dia mengajak mahasiswa, untuk pandai memilih dan memilah mana yang baik. Dan hindari pergaulan yang menjerumuskan pada kegagalan meraih masa depan.

Baca Juga:  Ciptakan Rasa Aman, Polres Manokwari Gandeng Mahasiswa

“Begitu juga dengan memilih teman, kita harus pintar-pintar sehingga teman tidak ikut menjerumuskan kita ke jalan yang salah. Cari teman yang sifatnya membangun bukan merugikan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, banyak kegiatan-kegiatan yang diduga ingin memisahkan diri dengan NKRI. Dan hal ini lanjut Sibiyanto, perlu diperhatikan dan dijauhi.

“Kami minta jangan ikut kegiatan-kegiatan yang tidak jelas, ujung-ujungnya ade-ade yang rugi. Rugi waktu, kuliah, harapan orang tua putus,” ujar dia mengingatkan.

“Jika ada masalah, komunikasikan secara sehat, jangan miras untuk selesai. Miras hanya akan memperparah masalah, selesaikan baik-baik dengan sanak saudara teman dan sebagainya,” tambah Subiyanto.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com