Portal Berita Papua Barat

Perkuat Strategi Berantas Narkoba, BNN PB Gandengan 4 Elemen

0 47
Strategi Berantas Narkoba
Strategi Berantas Narkoba – Kepala BNN PB Brigjen Pol Drs Untung Subagyo. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Strategi Berantas Narkoba.  Badan Narkotika Nasional Papua Barat (BNN-PB) terus menggalakkan kekuatan dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba dengan menggandeng empat (4) elemen. Yakni pemerintahan, suasta, masyarakat dan pendidikan.

Hal ini diungkapkan Kepala BNN PB Brigjen Pol Drs Untung Subagyo melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Stanly Taghupia yang ditemui Papuabararoke.com, Kamis (15/3/2018).

Ia mengatakan, dalam UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 104 hingga pasal 108 mengatakan, pemberantasan narkoba bukan hanya tanggungjawab BNN melainkan semua pihak.

“Jadi ada empat elemen yang perlu digandeng, yaitu pemerintah, suasta, masyarakat dan dunia pendidikan. Komponan ini lah yang diperkuat dalam pemberantasan narkoba,” ucapnya.

Menindaklanjuti ini, kata dia, BNN telah melakukan MoU dan akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah elemen yang di maksud.

“Nah dalam MoU dan akan dilanjutkan dengan PKS itu, memuat poin perpoin apa yang mesti dilakukan dalam hal pemberdayaan masyarakat terkait pencehagan dan pemberantasan narkoba,” terang Stanly.

Selanjutnya disebutkan, untuk cakupan dalam PKS tersebut, BNN mendorong agar elemen ini memiliki program secara mandiri yang berkaitan dengan penyuluhan tentang bahaya dan dampak dari penyalahgunaan narkoba.

“Nah, ini lah yang diharapkan sebagaimana penjabaran dari pasal 104-108 UU Narkotika. Jadi semua elemen ini tidak perlu menunggu BNN lagi dalam melakukan kampanye atau pun penyuluhan tetang narkoba,” tututnya.

“Karena itu, empat pilar atau elemen ini kita dorong dalam MoU atau pun PKS agar masing-masing bergerak mengambil bagian,” ucapnya lagi.

Disebutkan, bahwa terobosan yang didorong oleh BNN dalam pemberdayaan masyarakat yang bermuara pada pemutusan mata rantai penyalahgunaan narkoba, saat ini lebih pada pendekatan humanis.

Baca Juga:  DPRPB Minta APBD 2018 Disusun Berdasarkan Kebijakan Anggaran Money Follow

“Artinya masyarakat didorong agar secara mandiri bisa mengkampanyekan tentang anti narkoba. Nah ini sudah mulai dilakukan oleh masyarakat. Dan kita harap terus disadari bahwa mengkampanyekan anti narkoba adalah tanggungjawab bersama,” pungkas Stanly yang didampingi Kasi Pencegahan BNN PB, Nurjanah.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com