Portal Berita Papua Barat

Potensial Dikembangkan Peternakan Sapi Potong di Teluk Wondama Minim Perhatian

0 42
Peternakan Sapi Potong
Peternakan Sapi Potong – Anggota DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Apolos Korwan. (Foto: Razid Fatahuddin/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Peternakan Sapi Potong.  Kondisi alam Kabupaten Teluk Wondama dinilai layak untuk mendukung pengembangan peternakan khususnya peternakan sapi potong.

Anggota DPRD Teluk Wondama, Apolos Korwam mengatakan, alam Kabupaten Teluk Wondama potensial untuk pengembangan peternakan sapi potong.

Meski demikian, peternakan sapi potong di daerah ini minim perhatian. Populasi sapi juga masih sangat terbatas.

“Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, kita masih harus datangkan dari daerah lain, seperti Manokwari,” ujarnya, Rabu (23/1/2018).

Kata dia, upaya untuk menambah jumlah populasi sapi, dilakukan dengan mendatangan bibit sapi dari kabupaten-kabupaten terdekat.

“Tahun ini, melalui aspirasi dewan, kami datangkan sapi potong dari Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan,” ucap Apolos.

Bukti bahwa alam Kabupaten Wondama potensial untuk pengembangan sapi potong, lanjut politisi Partai Gerindra ini, adalah beberapa ekor sapi yang didatangkan ke daerah ini dalam kondisi sakit. Tapi setelah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, kondisi sapi-sapi tersebut menjadi lebih baik.

Menurut Apolos, animo masyarakat untuk berternak sapi cukup besar. Ini ditunjukan dengan kelompok masyarakat yang cukup banyak yang mengajukan proposal ke dinas terkait dalam setiap tahun anggaran.

“Selama ini, aspirasi masyarakat tersebut belum didukung dengan program dan anggaran yang baik, sehingga potensi ini terhambat untuk dimaksimalkan. Mulai tahun DPRD coba dorong. Meski jumlahnya sedikit tetapi diharapkan menjadi stimulan,” ucapnya.

Melalui program aspirasi dewan, DPRD Kabupaten Teluk Wondama akan menyalurkan 16 ekor bibit sapi potong kepada 4 kelompok masyarakat di daerah itu. Pola pengembangan dengan pelembagaan kecil seperti itu, sudah banyak dilakukan di daerah-daerah lain. Melalui kelompok tani atau kelompok usaha, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat menyaluran bantuan bibit ternak sapi dan lainnya.

Baca Juga:  Bagi Motor Dinas, Wabup : Bukan Untuk Urusan Mas Kawin

Apolos berharap, penerima bantuan tersebut bisa menjadi penggerak sekaligus pelopor peternak sapi potong di Kabupaten Teluk Wondama. Dengan demikian, selain menambah populasi sapi tetapi bisa juga mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ditambahkan, program peternakan sapi potong di daerah ini belum optimal akibat komunikasi yang tidak maksimal. Baik komunikasi antara DPRD dengan Pemerintah Daerah maupun pemerintah langsung dengan masyarakat.

“Harapan kami setelah bantuan ini masuk, masyarakat bisa mengembangkan ternak sapi potong sehingga stok daging sapi cukup dan tidak perlu mendatangkan dari daerah lain. Selain menambah populasi sapi tetapi juga mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Teluk Wondama. Pemda harus melihat program ini,” pungkasnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
error: Content is protected !!