Portal Berita Papua Barat

Rumah Sakit Angkatan Laut Manokwari dr. Azhar Zahir Manokwari Jalani Akreditasi Progsus

2
Akreditasi Progsus
Akreditasi Progsus – Rumah Sakit Angkatan Laut Manokwari dr. Azhar Zahir Manokwari Jalani Akreditasi Progsus
Manokwari, Papuabaratoke.comAkreditasi Progsus. Survei akreditasi program khusus Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) dr. Azhar Zahir resmi dilakukan. Ini ditandai dengan kehadiran Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang akan melakukan survei selama 2 hari (23-24) Oktober.

Kepala Rumkital, dr. Mayor Laut Syarief Mustika, Senin (23/10/2017) mengatakan, untuk bisa mengikuti proses akreditasi dibutuhkan persiapan selama lebih dari 2 tahun. “Untuk mempersiapkan survei Akreditasi Progsus ini tidak mudah, butuh perjuangan dan kebersamaan. Kita persiapkan sudah lebih dari 2 tahun karena syarat-syarat yang ditentukan itu memang berat,” ujarnya.

Penilaian pada rumah sakit type D ini, meliputi empat program khusus, yakni Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), dan Hak Pasien dan Hak Keluarga Pasien atau (HPK).

“Rumah sakit Angkatan Laut baru melaksanakan akreditasi tingkat progsus (program khusus). Program akreditasi terdiri dari program khusus, dasar, mayda, dan paripurna. Paripurna itu ada 15 penilaian, kami baru progsus saja. Setiap tahunnya harus tambah naik,” terang dr. Syarief.

Menurutnya, tujuan utama akreditasi adalah, bagaimana rumah sakit menjamin mutu pelayanan dan menjamin keselamatan pasien serta pelayanan rumah sakit menjadi ideal sesuai peraturan yang diharuskan. Pasalnya, proses akreditasi tidak sekadar menilai sarananya saja, tetapi melihat jumlah serta kompetensi staf rumah sakit.

Dan, apakah sudah memadai. Juga termasuk pengetahuan staf rumah sakit, dokumen meliputi surat ijin praktek dokter dan surat ijin operasional rumah sakit. ”Juga apakah seorang direktur atau kelala rumah sakit telah membuat dokumen yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan telah dilaksanakan? Ini akan dinilai,” tuturnya.

Baca Juga:  LP3BH Desak Polda Tuntaskan Dugaan Penyimpang Proyek Rektorat Unipa

Syarief berharap, proses ini dapat berjalan lancar. Sehingga, rumah sakit angkatan laut ini bisa lulus akreditasi. Dengan demikian, ada salah satu rumah sakit di Kabupaten Manokwari yang telah terakreditasi walaupun masih sebatas program khusus.

“Semoga ini bisa memicu rumah sakit lain untuk tingkatkan pelayanan dengan akreditasi. Terpenting bagi kami, bukan mengejar lulusnya tetapi bagaimana menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan. Bukan selembar kertas tapi benar-benar melayani dengan hati, pelayanan profesional hingga jamin bahwa pasien benar-benar aman,” ucapnya.

Akreditasi Progsus
Ketua Tim KARS, dr. Etty Sumiayeti, S.P.P, M.Kes

Ketua Tim KARS, dr. Etty Sumiayeti, S.P.P, M.Kes mengatakan, penilaian yang dilakukan meliputi pelayanan rumah sakit terhadap pasien. Yang dimulai dengan menilik dokumen pasien, juga akan melakukan wawancara dengan pasien terkait dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit termasuk SDMnya, sudah cukup atau tidak.

Dalam penilaian ini, lanjutnya, hasil wawancara dengan keluarga pasien dan pasiennya sendiri merupakan bobot penilaian. “Untuk meningkatkan akreditasi itu dilihat dari pelayanan mutu terhadap pasien. Ibarat pasien itu adalah raja. Kalau dulu dokter adalah raja, sekarang sebaliknya karena itu pasien harus dilayani dengan baik,” tandasnya.

Ditambahkan, proses akreditasi di daerah ini diarahkan ke dua rumah sakit yang ada, yakni Rumkital dan RSUD Manokwari. Meski demikian, baru rumkital yang siap menjalani survei akreditasi.

“Rumah sakit di seluruh Indonesia wajib akreditasi. Karena BPJS Kesehatan mau bekerjasama dengan rumah sakit yang sudah terakreditasi.  Kami mengharapkan semua rumah sakit memenuhi standar pelayanan yang telah ditentukan oleh pemerintah dan masyarakat sebagai pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit,” pungkasnya. (ARF/PBOKe)

Comments
error: Content is protected !!