Portal Berita Papua Barat

Sahabat Polisi Soroti THM di Manokwari Operasi di Hari Keagamaan

0 341
Sahabat Polisi Soroti THM di Manokwari
Sahabat Polisi Soroti THM di Manokwari – Ketua DPW Sahabat Polisi Papua Barat, Jalil Lambara. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Sahabat Polisi Soroti THM di Manokwari.  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sahabat Polisi Papua Barat menyoroti aktifitas Tempat Hiburan Malam (THM) di Manokwari yang beroperasi di hari keagamaan.

Semestinya pemerintah daerah sejak awal mengeluarkan ketegasan terhadap pengelola THM untuk meliburkan segala aktivitas keramaiannya dalam menghargai hari-hari besar keagamaan di Manokwari yang merupakan Kota Injil.

“Kita perhatikan, ini adalah min 1 menjelang perayaan Jumat Agung dan perayaan Paskah umat kristiani di seluruh dunia. Tapi memaknai arti paskah dalam kehidupan bersosial itu tidak ada sama sekali di Kota Injil. THM masih bebas beroperasi,” kata Ketua DPW Sahabat Polisi Papua Barat, Jalil Lambara, Kepada Papuabaratoke.com, Kamis (29/3/2018).

Jalil mengatakan, sebagai cerminan daerah yang terkenal dengan kepatutan Kota Injil, semestinya ijin keramaian dalam menghargai moment hari keagamaan diterapkan dan ditegaskan untuk ditutup sementara.

“Kita harap bupati bisa berikan instruksikan tegas kepada para pengelola usaha THM di Manokwari agar tidak beroperasi saat menjelang hingga usai hari keagamaan. Sekarang banyak kegiatan keagamaan menjelang perayaan Paskah sementara digelar di berbagai gereja dan lingkungan masyarakat, mengilhami apa yang dinamakan pengorbanan dari seorang Yesus Kristus,” tutur Jalil.

Mirisnya lagi ada salah satu tempat Karaoke di Manokwari yang pada perayaan Jumat Agung dan detik-detik perayaan Paskah, bakal menghadirkan music dan perfomance salah satu DJ asal Ibukota Jakarta dalam pesta di THM tersebut.

“Saya minta bupati segera mengambil sikap dan melihat penerbitan ijin-ijin keramaian yang diterbitkan aparat kepolisian terkait. Karena jika hari-hari keagamaan saja tidak dihargai di Kota Injil Manokwari, maka istilah kota injil ini secara tidak langsung tidak dihargai segelintir oknum yang hanya ingin meraup keuntungan, tanpa memikirkan dampak sosialnya kepada masyarakat,” cetus Jalil.

Baca Juga:  Generasi Penerus Diajak Lestarikan Noken Papua
Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!