Portal Berita Papua Barat

Sambangi Lokasi Kebakaran Pasar Sanggeng, Ini Kata Sekda FM Lalenoh

0 144
Kebakaran Pasar Sanggeng
Kebakaran Pasar Sanggeng – Sejumlah pedagang berusaha mengumpulkan sisa-sisa barang dagangan di lokasi lapak Pasar Senteral Sanggeng Manokwari, yang ludes terbakar, Kamis (19/4/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Kebakaran Pasar Sanggeng.  Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari melalui Sekretaris Daerah (Sekda) FM Lalenoh menyambangi lokasi kebakaran lapak pedagang di Pasar Senteral Sanggeng Manokwari, Kamis Pagi.

Sekda FM Lalenoh bersama rombongan dan didampingi Dinas Perindagkop Manokwari, memantau langsung kondisi lokasi kebakaran. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan Pemda Manokwari tentu akan melakukan pendataan terlebih dahulu jumlah pedagang yang mengalami musibah tersebut. 

Dia mengemukan, Pemda yang saat ini tengah membahas keberlanjutan terkait peristiwa yang menghanguskan puluhan los Pasar Senteral Sanggeng Manokwari pada 11 April 2018 lalu.

Lalenoh mengatakan, Pemda Manokwari akan mengambil langkah awal bersama SKPD terkait. Namun untuk pemerintah provinsi pihaknya akan melaporkan untuk ditangani bersama.

“Pertama kita data dulu yang memang benar-benar korban yang kiosnya terbakar berapa orang dengan korban material apa saja yang dijual di dalam kios itu. Sehingga kita bisa hitung kira-kira kerugian berapa besar,” ucapnya menyikapi terbakarnya puluhan lapak pedagang di Pasar Senteral Sanggeng, Manokwari, Kamis 19 April 2018 sekira pukul, 4.00 WIT dini hari.

“Dari Perindagkop tolong perhatikan berapa besar kerugian dengan catatan apa adanya, jangan tambah dan jangan kurangi,” sambungnya.

Disampaikan, bahwa Pemda Manokwari akan terlebih dahulu merelokasi pedagang yang juga terkena dampak kebakaran pada 11 April 2018 lalu dengan membuat lapak sementara.

“Putusan rapat tadi, kita akan renovasi semua, tapi itu masih akan diusulan ke Bupati dan akan diusulkan ke Pemprov Papua Barat. Karena bangunan ini juga sudah lama jadi harus direnovasi dari nol, maka bersabar harus melalui proses,” kata dia.

Disela kunjungan Sekda FM Lalenoh dan rombongan, Edison Baransano salah satu warga sekitar menuturkan bahwa pemerintah harus mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dalam pembagian tempat relokasi pedagang.

Baca Juga:  Lagi, 58 Lapak di Pasar Senteral Sanggeng Ludes Dilahap Si "Jago Merah"

“Untuk itu, harus diatur baik. Karena kita ada yang dari Pantura, Wosi dan beberapa tempat lain. Ini yang paling penting untuk diantisipasi oleh Pemda,” ucapnya.

Lalenoh pun menambahkan, Pemda Manokwari juga akan membantu korban yang dirawat di rumah sakit.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!