Portal Berita Papua Barat

Sampah Dari Reremi Sumbat Drainase, Warga Swapen Palang Jalan

0 29

Manokwari – Papuabaratoke.com, Warga Swapen perkebunan memblokade badan jalan Senin, 5 Juni 2017 pukul 16.00 WIT aksi blokade jalan menggunakan batu dan sampah ini dilakukan karena Warga Gusar, dengan tumpukan sampah yang tergerus air menyumbat saluran drainase, akhirnya air meluap ke perumahan warga.

“Kita kesal karena pemerintah tidak perhatikan saluran drainase dan sampah-sampah yang terus menyumbat saluran itu dan mengakibatkan air masuk ke rumah-rumah warga”, ujar salah satu warga Swapen.

Polisi yang datang sekitar pukul 16.20 WIT mengambil langkah negosiasi dengan warga, namun rata-rata puluhan warga yang memblokade jalan didominasi kaum ibu -ibu dan anak-anak.

Kanit Buser Polres Manokwari IPTU Hany memberikan arahan kepada  warga terkait aksi pemalangan jalan, mengingat jalan merupakan fasilitas umum, namun warga tetap bersikeras meminta pihak kontraktor pekerja proyek drainase di sepanjang jalan Swapen untuk bertanggung jawab.

Tonny Adrian Watimena, SH. Ketua Pemuda Tata Ruang Papua Barat

Terkait masalah sampah, Pemerhati sampah Tonny Adrian Watimena, SH yang juga Ketua Pemuda Tata Ruang Papua Barat menyayangkan adanya aksi palang jalan, Tonny Adrian mengatakan, peristiwa banjir di daerah swapen, menurut kami itu menjadi perhatian khusus warga sekitar untuk lebih peduli terhadap sampah. Namun disisi lain Pemerintah juga wajib menyediakan sarana yang memadai sehingga pengelolaan sampah Rumah tangga dapat terintegrasi dengan sarana yang disediakan, lanjutnnya dampak sampah berujung kepada Bencana banjir karena tidak dapat dihindari bila musim hujan berkepanjangan telah melanda.

Banyak dampak yang menyebabkan kerusakan dan dapat merugikan banyak orang bila terkena  musibah banjir. dampak-dampak terhadap lingkungan,Banjir dapat merusak sarana dan prasarana, bahkan menghancurkan rumah, gedung, mobil atau angkutan umum, bahkan menghilangkan nyawa manusia ujar Tonny.

Hingga berita ini dinaikkan, Polisi  berusaha membangun komunikasi dengan warga Swapen untuk membuka palang jalan. Dan warga sepakat akhirnya palang dibuka pukul 16.30 WIT sehingga aktivitas lalulintas dapat berjalan kembali normal. (ARN/PBoke).

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com