Portal Berita Papua Barat

Sentra Industri Perikanan Manokwari Dioperasikan secara Swakelola

0 24

- Advertisement -

Sentra Industri Perikanan Manokwari
Sentra Industri Perikanan Manokwari – Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Manokwari Supomo. Supomo menyebutkan Sentra Industri Perikanan dibangun untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan produk olahan berbahan baku ikan. (Foto: Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Sentra Industri Perikanan Manokwari.  Guna memaksimalkan produk olahan berbahan baku ikan, Pemerintah Kabupaten Manokwari telah membangun sentra industri perikanan.

Sentra industri perikanan ini dibiayai melalui APBN, dan berada di Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan. Pengoperasiannya menerapkan sistem swakelola. Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di sektor perikanan akan terlibat langsung.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Manokwari, Supomo mengatakan, SMD pengelola sentra industri tersebut sudah diinventarisir. Pembinaan-pembinaan awal pun sudah dilakukan.

“SDM-nya sudah ada. Tetap dari dinas melakukan pendampingan ealam pengelolaan sentra industri itu. Kita akan bentuk semacam kelompok-kelompok dan menentukan siapa yang memenuhi syarat sebagai penanggung jawab,” kata Supomo, Rabu (6/3/2018).

Nampaknya proses pendampingan akan menjadi masalah krusial apabila tidak diatur secara baik. Sebab, ketersediaan SMD pendamping belum dapat dipastikan sesuai kebutuhan.

Kata Supomo dalam melakukan pendampingan, Dinas Perindagkop (perindustrian perdagangan dan koperasi) tidak berjalan sendiri. Pendampingan akan melibatkan instansi lain yang berkompeten.

“Kita akan lihat sesuai kebutuhan di lapangan. Misalnya, kebersihan dan kesehatan produk, adalah tugas Dinas Kesehatan. Demikian pula urusan lainnya menjadi tugas dari instansi terkait. Pendampingan akan dilakukan melalui kemitraan,” ucap Supomo.

Diharap keberadaan sentra industri ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pelaku IKM. Pemerintah, lanjut Supomo, tetap melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para pelaku IKM secara berkala.

“Pelaku (IKM) yang terlatih dan sudah kita latih sudah terdata. Kita akan data lagi, karena pelaku usaha saat ini masih tersebar. Untuk memudahkan pembinaan maka pelaku usaha harus terkonsentrasi pada satu lokasi yang tepat,” ujar Supomo.

Dia menegaskan kehadiran sentra industri perikanan tetap mengedepankan semangat Otonomi khusus, yakni mengutamakan orang asli Papua – yang tertarik menjadi pelaku IKM, bahkan yang sudah punya pengalaman di bidangnya.

Baca Juga:  Dibalik Eksotik Pantai Kafiar Amban, Masyarakat Diimbau Utamakan Keselamatan

“Kita akan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait agar produk olahan perikanan yang dihasilkan ini tidak saja menyasar pasar lokal tetapi bisa masuk pasar regional. Kita harapkan juga bisa menembus pasar nasional,” pungkasnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!