Portal Berita Papua Barat

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Wosi Mengeluh

0 8
Pedagang Pasar Wosi Mengeluh
Suasana sepi di pasar wosi siang tadi (27/9/2017)
Manokwari, Papuabaratoke.comPedagang Pasar Wosi Mengeluh.  Pedagang di Los B Pasar Wosi, mengeluh karena daganganya tak laku. Akibatnya, banyak barang dagangan yang terpaksa dibuang karena rusak.

Menurut beberapa pedagang, hal ini ditenggarai sejumlah penjual yang masih berjualan di jalan sekitar pasar. Nur, pedagang di Los B, mengaku sehari-hari hanya mendapat penghasilan Rp.50-200 Ribu. Bahkan tidak jarang sehari tidak ada pembeli di lapaknya.

“Yang diluar kan ada pegang juga, jadi pembeli memilih beli yang diluar. Padahal, kita ini pedagang lama, yang waktu pengembangan pasar dijanjikan akan mendapatkan los sesuai dengan tempat yang lama. Tetapi apa, malah dipindahkan disini, sedangkan tempat lama diberikan pada pedagang baru,” ujarnya, Rabu (27/9/2017).

Pedagang lain, Nirmawati, berharap Pemkab melalui OPD terkait segera menertibkan pedagang yang dinilai tidak resmi.

“Sebelumnya sudah dijanjikan minggu lalu pedagang yang diluar akan dimasukan tetapi sampai sekarang belum, malah tambah banyak. Sempat pedagang yang disini ikut bikin lapak di luar tapi malah dibongkar,” paparnya.

Ia mengaku bersama puluhan pedagang lainnya dipindahkan sejak 3 bulan yang lalu. Selama ini telah membayar retribusi harian yang berjumlah Rp.2 Ribu per lapak. Jika kondisi seperti ini tidak berubah maka otomatis para pedagang dipastikan kehilangan mata pencahariannya.

“Sudah banyak pedagang yang akhirnya pindah karena setiap hari sepi pembeli. Mau bertahan bagaimana, ada barang dagangan rusak, kita yang rugi lagi. Perlu ada penataan biar pedagang ini bisa teratur berjualan,” harap Nur. (*1/Pboke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!