Portal Berita Papua Barat

Seruduk Polda, Warga Desak Pemecatan 2 Oknum Polisi

0 45
Masa Pendemo
Masa Pendemo

papuabaratoke.com – MANOKWARI, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Martuani Sormin, M. Si, diminta memecat dua oknum polisi yg bertugas di Polres Bintuni. Keduanya diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Ruben Fakdawer yang meninggal sepekan kemudian.

Hal ini terungkap Senin (29/5/2017) saat keluarga Fakdawer dan Mansawan mendatangi Polda Papua Barat, pukul 11.30 WIT. Mereka mendesak pemecatan Brigadir EYT dan Bribda EM.

Kedua oknum Polisi ini diduga keras sebagai pelaku penganiayaan terhadap Ruben Fakdawer yang terjadi pada hari Minggu (16/4/2017) sekira pukul 04.00 WIT di Kompleks Pensiunan Teluk Bintuni.

Kedatangan massa sekira 50-an orang ini, sempat dihadang diluar pagar. Anggota yang sedang piket, tidak mengijinkan massa memasuki halaman Polda.

Ayah korban, Yosua Fakdawer, mengaku, dua oknum Polisi tersebut harus dipecat dan dihukum seberat-beratnya.

“Kami dari keluarga, minta agar dua pelaku itu dihukum berat. Mereka juga harus dipecat. Masih banyak orang papua yang ingin menjadi Polisi. Polisi yang tempramen seperti itu harus dipecat,” ungkapnya.

Keluarga korban juga meminta agar Polisi transparan dan menindak lanjuti kasus penganiayaan tersebut. Pasalnya, keluarga mengaku sejak dilaporkan hingga saat ini, Polisi belum memberitahukan perkembangan penanganan kasus tersebut.

Wakapolda Papua Barat, Kombes Pol Petrus Wanei yang menemui massa, mengaku sudah berkomumimasi dengan penyidik Polres Bintuni.

“Saya sudah cek, kasus ini sementara ditangani. Masih dalam tahap pemberkasanan dan palingan seminggu lagi sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Manokwari,” pungkasnya sembari mempersilahkan keluarga korban untuk mengecek langsung ke Polres Teluk Bintuni.

Diketahui, Ruben dianiaya, Minggu (16/4) sekira pukul 04.00 WIT. Penganiayaan itu dilakukan karena Ruben dituduh memukul Bribda EM.

Ruben kemudian melapor ke Sie Propam Polres Teluk Bintuni, Jumat (21/4/2017). Lalu, Ruben diinformasikan meninggal pada hari Minggu (25/4/2017) sekira pukul 16.00 WIT. Dia meninggal setelah lemas usai meneguk air es saat mengikuti pertandingan sepak bola. Dia dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun dinyatakan meninggal dalam perjalanan. (***)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!