Portal Berita Papua Barat

SMPN 06 Manokwari Awali Tahun Pelajaran 2018 dalam Keadaan Sekolah Disegel

0 56
SMPN 06 Manokwari
SMPN 06 Manokwari disegel – Guru SMP Negeri 06 Manokwari, Yohanes Indouw.(Foto: Razid Fatahuddin)
Manokwari, Papuabaratoke.com – SMPN 06 Manokwari.  Senin (8/1/2018), menjadi awal bagi sejumlah sekolah di Kabupaten Manokwari untuk memulai tahun ajaran 2018, setelah libur panjang natal dan tahun baru lalu. Meski demikian, tidak dengan SMP Negeri 06 Manokwari.

Sekolah yang terletak di jalan Pertanian Wosi Dalam ini. Aktivitas di sekolah ini diwarnai aksi penyegelan oleh salah seorang guru, Yohanes Indouw.

Ihwal dari pemalangan ini karena ada tudingan yang ditujukan kepada kepala sekolah terkait penggunaan dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, sejak tahun 2006 hingga 2017 tidak ada laporan jelas yang disampaikan oleh kepala sekolah.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Baca Juga:  Kepala SMPN 06 Manokwari: Penggunaan Dana BOS Tanggung Jawab Saya

“Kami tidak tahu berapa yang diterima dan berapa yang dipakai. Tidak ada penyampaian jelas dari kepala sekolah. Guru-guru kecewa, honorarium guru honor kadang dibayar terlambat,” kata Yohanes Indouw saat ditemui di halaman sekolah, Senin pagi.

Dia menegaskan, aksi penyegelan sekolah baru bisa dibuka setelah kepala sekolah (Laurens Krey) memberikan penjelasan kepada guru-guru terkait penggunaan dana Bos.

“Kami desak kepala sekolah harus menjelaskan penggunaan dana BOS untuk apa saja. Kami minta hari ini atau besok sudah harus ada penjelasan. Kalau tidak sekolah tetap disegel,” tandasnya.

Dia menyatakan, terindikasi dana BOS juga digunakan bukan kepentingan sekolah. “Data dana Bos kami dapat setelah dicek dari website. Saya harapkan pihak keamanan memfasilitas penyesalan masalah ini,”, ucapnya.

Ditambahkan, penyegelan terpaksa dilakukan karena upaya dialogis dengan kepala sekolah menemui jalan buntu. “Sudah beberapa kali kami sampaikan masalah ini ke kepala sekolah. Tapi yang bersangkutan tidak menanggapinya. Makanya kita segel sekolah,” pungkasnya.

Pantauan Papuabaratoke.com, aksi segel ini juga mengganggu aktivitas seluruh siswa termasuk para guru. Kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilaksanakan.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!