Portal Berita Papua Barat

Spesies Burung di Pulau Rote NTT Bernama Irianawidodoae

0 13
Speies Burung di Pulau Rote
Spesies Burung di Pulau Rote – Speies Burung Baru di Pulau Rote, M irianawidodoae.(Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Spesies Burung di Pulau Rote.  Spesies burung baru yang ditemukan di Pulau Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Hal ini diungkapkan Dwie Irmawaty Gultom dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Berdasarkan surat Nomor B 1199/M.Sesneg/D-2/HL.01.00/12/2017 tertanggal 17 Desember 2017. Iriana Joko Widodo, telah resmi menjadi nama spesies burung baru, yakni Myzomela irianawidodoae.

Dedikasi Iriana Joko Widodo, dalam menyelamatkan lingkungan di Indonesia, bisa dijadikan teladan dan menjadi contoh. Sehingga Penggunaan nama ibu negara untuk nama ilmiah spesies, baru kali pertama dilakukan di Indonesia.

“M irianawidodoae merupakan burung endemik. Termasuk dalam keluarga Meliphagidae, M irianawidodoae dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa,” ujar dia.

“Panjang tubuhnya mencapai 11,8 centimeter dengan berat 32,23 gram. Paruh hitamnya sepanjang 1,79 centimeter dengan mata coklat gelap di belakang paruh,” sambung Dwie seperti yang dikutip Kompas, Selasa (09/01/2018).

Dia menngatakan, bahwa spesies burung baru ini, ditunjang dengan bentangan sayap 17,2 centimeter dan panjang sayap 5,8 centimeter. Kemudian, tinggi kaki mencapai 1,67 centimeter dengan bantalan kuku berwana kuning.

Bagian kepala hingga dada atas dan tengkuknya berwarna merah darah. Sementara itu, kekang, garis antar paruh dan mata, berwarna hitam. Di bagian pertengahan dada, terdapat pita hitam yang berubah menjadi abu-abu.

Lalu, terang dia lagi, bagian bawah perut, paha, dan sekitar tungkir burung ini dihiasi dengan warna zaitun. Punggung dan ekor kembali diwarnai hitam, dengan warna merah berada di pertengahan punggung. Sayapnya sendiri berwana hitam bercampur abu-abu gelap.

Baca Juga:  Manokwari 'Nol Sampah' Dinilai Hanya Slogan, Ferry Auparay: Harus Pasang CCTV

Meskipun M irianawidodoae hidup dengan memakan nektar, burung yang hidup di zona Wallacea ini juga menyukai beberapa serangga kecil, seperti laba-laba.

“Kicauan merdunya akan membuat Anda mengenali M irianawidodoae dengan cepat. Dan kadang bisa dijumpai memakan nektar pada bunga pohon jati di sekitar perkampungan. Habitatnya pun berada di hutan, semak-semak, kebun dan pohon yang berbunga,” terang Dwie.

 

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!