Portal Berita Papua Barat

Sulap KTP Tak Sesuai Prosedur, Picu Lonjakan Penduduk Manokwari

0 7

Manokwari, Papuabaratoke.com – Pemerintah Daerah diminta mengantisipasi lonjakan penduduk di Kabupaten Manokwari pasca Libur Panjang, usai Lebaran ini.

Anggota DPRD Kabupaten Manokwari, Romer Tapilatu mengkritisi adanya pembuatan KTP dengan cepat atau gampang, Romer menilai harus ada regulasi yang jelas sebelum mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tujuannya untuk mengontrol laju peningkatan penduduk.

“Lonjakan jumlah penduduk akan berpengaruh pada semua hal, misalnya pembangunan ataupun pembukaan lahan baru,” ujar Romer kepada Papuabaratoke.com Selasa (4 Juli 2017).

Jika memang belum ada regulasi yang mengatur prosedur pengeluaran KTP, Romer menilai bisa menggunakan Peraturan Bupati (Perbup) untuk mengantisipasi lonjakan penduduk.

“Masyarakat yang mau membuat KTP harus melalui prosedur. Pengeluaran KTP harus dibatasi, orang baru harus tiga tahun di Manokwari baru bisa dapat KTP,” ucap politisi PKPI ini.

Selain itu, orang yang baru masuk di Papua Barat harus memiliki skill agar tidak menambah angka pengangguran, khususnya di Manokwari.

“Lonjakan jumlah penduduk sangat signifikan karena Manokwari menjadi tumpuan masyarakat yang datang. Ini harus dilakukan pendataan yang baik oleh Pemerintah,” tuturnya.

Romer menilai pendataan penduduk yang dilakukan pemerintah daerah belum maksimal sehingga harus diperhatikan dengan baik. (WHY/PBOKe)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!