Portal Berita Papua Barat

Terobosan Khusus, Kodam XVIII Kasuari Akan Rekrut 500 Calon Prajurit TNI Putra Asli Papua

0 48
Prajurit TNI Putra Asli Papua
Prajurit TNI Putra Asli Papua – Foto bersama pada acara tatap muka Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau bersama Tokoh Agama Kristen Protestan dan Katolik se-Wilayah Manokwari, Papua Barat, di aula Makodam, Selasa (13/2/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Prajurit TNI Putra Asli Papua.  Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari kembali akan merekrut 500 calon prajurit TNI, khusus putra asli Papua.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, dalam acara tatap muka dengan Tokoh Agama Kristen Protestan dan Katolik se-Wilayah Manokwari, Papua Barat, di aula Makodam, Selasa (13/2/2018).

Dia mengatakan, perekrutan calon prajurit TNI, khusus ratusan putra asli Papua ini, dilakukan melalui terobosan baru, khusus yang disiapkan untuk mengisi Satker-satker pada jajaran Kodam XVIII/Kasuari, seperti Kodim dan Korem.

Selain itu, juga disiapkan untuk bertugas di daerah-daerah pedalaman dan pegunungan di Papua Barat.

“Saya pikir, ini kesempatan dan peluang bagi anak-anak kita asli Papua. Sekitar 500-san yang akan kita rekrut nanti, dilakukan secara bertahap,” kata Wayangkau.

Hanya saja dalam perekrutan khusus putra asli Papua ini, pihaknya tetap menerapkan standar dasar militer. Karena hal ini penting kata dia, dimana beban tugas seorang prajurit TNI sangat berat.

“Tetap kita gunakan standar dasar militer, karena beban tugas TNI sangat berat. Tapi kita juga kasih keringanan-keringanan dan ini sekali lagi hanya untuk putra asli Papua. Kalau dari luar kita tidak terima,” pintanya.

Wayangkau menjelaskan bahwa kekhususan dalam rekrutmen putra daerah sebagai calon prajurit TNI di Makodam XVIII/Kasuari ini adalah terobosan yang diberikan panglima TNI pada rapat pimpinan.

Selain itu, untuk menjawab kebutuhan seiring berdirinya Kodam XVIII/Kasuari yang memang membutuhkan parajurit yang banyak.

“Pada Rapim saya mengusulkan bagaimana ada pres progrem untuk mengisi kekosongan-kekosongan seperti kodim-kodim dan korem yang dibangun. Juga putra asli Papua ini kita bisa tugaskan di daerah-daerah terpencil karena mereka lebih paham dan tau kondosi daerah ini,” terang dia.

Baca Juga:  Tiga Kali Kalah Beruntun, Perseka Manokwari FC Siapkan Evaluasi
Prajurit TNI Putra Asli Papua
Prajurit TNI Putra Asli Papua – Acara tatap muka Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, dengan Tokoh Agama Kristen Protestan dan Katolik se-Wilayah Manokwari, Papua Barat, di aula Makodam, Selasa (13/2/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Dan kekhususan ini sambungnya, diberikan oleh petinggi TNI AD. Untuk itu saat ini pihaknya tengah mempersiapkan semuanya dikarenakan dalam rekrutmen ini sepenuhnya dilakukan oleh Kodam XVIII Kasuari.

“Nah ini kami akan membicarakan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat berapa anggaran yang harus disiapkan nantinya. Jika Pemda siap dan merespon hal ini dengan cepat, minimal akhir tahun, rekrutmen gelombang pertama bisa dimulai. Tapi jika Pemda belum siap, kita akan dorong agar dianggarkan di tahun (2019) depan,” pungkas Wayangkau.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!