Portal Berita Papua Barat

Tim Jaring ‘Asmara’ di Kebar Dorong DPRP PB Bentukan Pansus

0 58
Dorong DPRP PB Bentukan Pansus
Dorong DPRP PB Bentukan Pansus – Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Yan Anton Yoteni. (Foto : Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Dorong DPRP PB Bentukan Pansus.  Penjaringan aspirasi masyarakat (asmara) yang dilakukan sejumlah anggota DPR Papua Barat (DPR PB) di Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw mendapati permasalahan perijinan perkebunan.

Penjaringan asmara ini dilaksanakan oleh DPR PB melalui tim yang terdiri dari sejumlah anggota dewan, dan tersebar ke kabupaten/kota di Papua Barat.

“Kami menemukan ada dobel perijinan di Kebar. Salah satu perusahaan memperoleh ijin awal seluas lebih dari 32 hektar yang diperuntukan untuk lahan perkebunan sawit tapi tidak bisa ditanami. Lahan di kebar itu hanya dibolehkan untuk tanaman hortikultura,” kata Yoteni.

Meski demikian, lanjut Yoteni, perusahaan yang sama kembali mengajukan permohonan ijin baru untuk perkebunan jagung. Ijin pun sudah dikeluarkan dengan luas mencapai lebih dari 19 hektar.

“Lahan ini sudah dibuka seluas 380 hektar tetapi baru 320 hektar yang ditanami jagung. Pembukaan lahan ini mendapat protes dari masyarakat. Masyarakat sudah memalang dan menuntut perusahaan,” ungkap Yoteni.

Dikatakan, masalah yang terjadi di Kebar antara pihak perusahaan dengan masyarakat diakibatkan adanya miskomunikasi serta kurangnya sosialisasi.

“Kami sudah minta ke pihak perusahaan agar tidak melanjutkan lagi aktivitasnya, cukup sampai dibatas yang ada saat ini. Ini untuk menghindari adanya gerakan-gerakan tertentu,” ujarnya.

Guna menyikapi permasalahan lahan di Kebar, lanjut Yoteni, hasil penjaringan asmara ini akan dibawa dalam rapat dewan, untuk mendorong dibentuknya panitia khusus (Pansus).

“Pansus kebar ini akan pergi untuk mengecek perijinan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pansus sudah bisa terbentuk untuk turun ke lokasi tepatnya di Distrik Kebar Timur,” pungkasnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!