Portal Berita Papua Barat

Tuntut Hak Adat, SMK Kehutanan dan BLK Dipalang

0 88
SMK Kehutanan dan BLK Dipalang
SMK Kehutanan dan BLK Dipalang – Aksi pemalangan kembali terjadi di gedung SMK Kehutanan dan BLK di jalan Serma Suwandi- Sanggeng Kabupaten Manokwari, Rabu (31/1/2018).(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – SMK Kehutanan dan BLK Dipalang.  Aksi pemalangan kembali terjadi. Kali. Ini gedung SMK Kehutanan dan BLK di jalan Serma Suwandi- Sanggeng Kabupaten Manokwari, Rabu (31/1/2018).

Pantaun lansung Papuabaratoke.com hingga siang, gedung balai latihan kehutanan dan SMK Kehutanan tersebut masih dalam kondisi dipalang dengan bambu dan sepanduk pernyataan sikap.

Informasi yang dihimpun disekitar, pemalangan tersebut terjadi sejak Selasa, 30 Januri 2018. Dan sejak pemalangan ini, tak ada satu pun pegawai yang berkantor.

“Pemilik hak ulayat dong tuntut karena dong punya anak tidak tembus pegawai ka,” ucap salah seorang warga BLK Manokwari.

Pernyataan sikap pada spanduk yang digunakan untuk pemalangan tersebut tertulis, “tolong hargai rekomendasi adat”. Juga tertulis Gubernur Papua Barat sebagai dasar pemalangan lokasi BLK dan SMK kehutanan Manokwari:
1.Keputusan PN Manokwari nomor: II/PDT.G/2011/PN.Mkw tanggal 5 september 2011 adalah keputusan tertinggi.

Foto: Clemens Mandacan/PBOKe

Tak hanya itu, surat sekda provinsi Papua barat nomor:810/1777/SETDA-Papua barat/2014 tanggal 29 sebtember 2014 tentang permintaan biodata 32 orang anak. Surat MENPAN RB.RI nomor:B/1570/M.PAN-RB/04/2015 tanggal 30 April 2015 sifat segera

Surat sekda Papua barat nomor: 813/1312/BKD. Tanggal 28 Sebtember 2016, usulan rincian tambahan formasi. Gubernur provinsi Papua barat, serahlan SK CPNS bagi 32 orang anak, palang di buka.

Hingga berita ini diturunkan, gedung BLK dan SMK Kehutan Manokwari masih dalam keadaan terpalang.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!