Portal Berita Papua Barat

Warga Keluhkan Kebunnya ‘Dipenuhi’ Sampah Polda

2
Warga Keluhkan Kebunnya ‘Dipenuhi’ Sampah Polda
Warga Keluhkan Kebunnya ‘Dipenuhi’ Sampah Polda – Tampak Sampah yang berserakan di areal kebun salah seorang warga yang bersebelahan dengan Kantor Mapolda Papua Barat. Sampah tersebut diduga dibuang oleh oknum anggota Polisi. (Dok Pribadi : Rosmawati)
Manokwari, Papuabaratoke.comWarga Keluhkan Kebunnya ‘Dipenuhi’ Sampah Polda. Menjaga kebersihan adalah tanggungjawab kita semua. Mengingat bahaya dari membuang sampah secara sembarangan bisa menimbulkan bencana. Harapan itu nampaknya masih belum dipahami oleh semu orang.

Di daerah ini lagi marak orang membuang sampah sembarang. Salah satu lokasi yang menjadi ‘langganan’ tempat membuang sampah justru bersebelahan dengan kantor Polda Papua Barat. Salah seorang warga, Rosmawati kepada PBOke (papuabaratoke.com), Senin (9/10/2017) menuturkan, areal kebunnya menjadi sasaran pembuangan sampah secara sembarangan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepolisian yang bertugas di Polda Papua Barat.

“Rasanya sudah jengkel banget. Ulah oknum Polisi di Polda Papua Barat selalu saja buang sampah ke kebun kami. Dikira belakang kantor polda adalah tempat pembuangan akhir. Kebun saya di Kampung Makassar, belakang kantor polda,” ujarnya.

Kata Rosmawati, kejadian tersebut sudah pernah disuarakan melalui group diskusi di media sosial. Ia mengaku, respon yang disampaikan bahwa kejadian ini akan disampaikan ke pihak polda untuk tidak lagi membuang sampah secara sembarangan.

“Sampai sekarang masih juga buang sampah di area kami. Kebun kami bukan tempat pembuangan akhir. Saya minta tolong Polda ambil kembali sampah-sampah yang berserakan di kebun kami,” tukasnya. Menurutnya, sebagian besar adalah sampah plastik dan sampah kering yang sudah diurai. Untuk itu, dia memintah agar perilaku membuang sampah secara sembarang tidak lagi dilakukan oleh oknum Polisi di Polda.

Baca Juga:  Kapan Pulau Mansinam Bebas Dari Sampah ?
Sampah yang berserakan di areal kebun salah seorang warga yang bersebelahan dengan Kantor Mapolda Papua Barat. Sampah tersebut diduga dibuang oleh oknum anggota Polisi. (Dok Pribadi : Rosmawati)

Romawati yang mengaku aktif dalam kegiatan lingkungan ini, menyarankan agar sampah yang dihasilkan oleh Polda dipilah antara sampah kering dan sampah basah sehingga bisa dimusnahkan dan dimanfaatkan kembali.
“Selama ini kami selalu berupaya untuk bersinergi menggugah masyarakat Manokwari agar tidak buang sampah sembarangan, tapi ini malah oknum anggota di Polda selaku aparat yang lakukan hal yang tidak patut jadi tauladan. Bagaimana Manokwari bisa bersih,” ujar Rosmawati.

Roswati berharap, kejadian ini tidak dilakukan lagi. Sebab areal kebun yang berbatasan dengan Mapolda juga terdapat pemukiman warga. Ditambahkan, pengeloaan limbah simpel saja, hanya terkadang sifat malas tahu yang membuat jadi kondisinya seperti begini.

“Janganlah sampah anda jadi sumber penyakit buat dan orang lain yang terkena dampaknya. Seandainya sampah yang dibuang ke areal kami cuman sampah basah (sisa makanan), saya berterimakasih karena limbah itu bisa dijadikan pupuk buat tanaman-tanaman di kebun. Bila perlu akan disiapkan keranjang takakura yang sederhana agar limbah basah dibuang saja ke tempat sampah itu,” pungkasnya. (ARF/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!