Portal Berita Papua Barat

AM Hendropriyono: Habib Rizieq Hingga Keturunan Arab Jangan Jadi Provokator

0 469

- Advertisement -

AM Hendropriyono (Foto: Istimewa)
Papuabaratoke.com – AM Hendropriyono menyambangi Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional), menurutnya, melihat situasi saat ini pasca Pemilu, di khawatirkannya akan terjadi kudeta jika kondisi ini dibiarkan.

Kudeta dimaksud kudeta yang dilakukan oleh masyarakat sipil, “bukan tidak mungkin kudeta sipil akan terjadi”, jika para elite yang ada saat ini terus memprovokasi masyarakat.

Masyarakat hanya bisa mengikuti apa yang disampaikan pemimpinnya, apalagi oleh tokoh agama.

Terkait kedatangngan AM Hendropriyono di Lemhanas, dikatakannya sekedar bertukar pikiran, termasuk mengenai masalah usai Pemilihan Umum, yang menjadi perhatian Mantan Kepala Intelejen Negara itu adalah stabilitas keamanan, agar Rakyat tidak khawatir dan gelisa, tuturnya.

“Saya igin memperingatkan bangsa Indonesia, Warga keturunan Arab, supaya sebagai elite yang dihormati masyarakat, cobalah mengendalikan diri. Jangan menjadi provokator, jangan memprovokasi Rakyat,” kata Hendropriyono dikantor Lemhanas, Jakarta, Senin (6/5/19).

Dijelaskannya, karena kepercayaan masyarakat kepada Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Arab, maka apa yang disampaikan akan didengar, karena itu ia meminta elite harus tau diri. Tegas mantan Panglima Kodam Jaya itu.

“Saya ingatkan, karena di dusun, di desa, masyarakat kita kalau ada orang Arab pidato, bicara semua cium tangan. Kalau China tidak ada yang cium tangan di kampung-kampung. Artinya masyarakat keturunan Arab WNI tahu posisinya yang dimuliakan rakyat, dengan dimuliakannya tahulah dalam posisi yang diharapkan mengayomi. Jangan memprovokasi untuk melakukan politik jalanan, apa pun namanya lah. Tetapi itu di jalan, tidak disiplin,”

Menurutnya, hal itu bisa merusak disiplin sosial, dan ujungnya ke arah anarki. “Itu bisa merangkap menjadi kudeta sipil. Apa yang terjadi di Venezuela kita lihat saja itu, biasanya kudeta militer, tapi di negara demokrasi kekuatan sipil itu tidak bisa diabaikan, bisa melakukan kudeta sipil,” katanya.

Baca Juga:  Teriak Woi, Satu Terduga Mutilasi Dibekuk Tim Swanggi

Mantan Kepala BIN itu menegaskan, agar Habib Rizieq Shihab, dan semua WNI keturunan Arab, agar bisa menjaga diri. Terlebih soal ucapan agar tidak memprovokasi.

sumber: viva.co.id

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!