Portal Berita Papua Barat

Pemerintah Genjot Perpres Pungutan Zakat 2,5 Persen

0 8
Perpres Pungutan Zakat
Perpres Pungutan Zakat – Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin.
Manokwari, Papuabaratoke.com – Perpres Pungutan Zakat.  Pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur pungutan zakat 2,5% kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam.

Rencananya, pungutan zakat ini akan dipotong dari gaji PNS setiap bulan dan akan dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Pemerintah akan memberi ruang bagi PNS yang keberatan dengan pemotongan gaji untuk zakat,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seperti dilansir dari katadata.co.id

Menurut Menteri agama, aturan ini bukan paksaan, hanya imbauan karena potensinya sangat besar. Baznas menyebutkan, potensi zakat yang bisa dihimpun menembus angka Rp270 triliun.

Menteri Lukman berharap potensi zakat yang besar ini dapat dinikmati oleh masyarakat. Apalagi menurut catatan pemerintah, sekitar 4 juta ASN yang bekerja dan berpotensi untuk ditarik zakatnya, walaupun secara sukarela.

Sekaitan dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengadakan rapat terbatas membahas pengembangan ekonomi syariah. Dalam rapat tersebut Jokowi meminta adanya reformasi dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Dengan tujuan, agar zakat dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

Presiden juga memaparkan pentingnya pengembangan ekonomi syariah dan jangan sampai Indonesia hanya menjadi target pasar negara lain.

“Indonesia harus menjadi penggerak utama perekonomian syariah,” katanya.

Disebutkan, mayoritas penggunaan instrumen pembiayaan syariah paling besar masih digunakan untuk konsumsi, sedangkan 34,3% digunakan untuk modal kerja dan 23,2% untuk investasi.

Dengan demikian, Jokowi meminta bank wakaf mikro mulai beroperasi tahun ini. “Terutama yang berlokasi di pesantren lebih diperbanyak,” ujar Jokowi.

Editor : Razid Fatahuddin
Sumber : katadata.co.id
Comments
Loading...
error: Content is protected !!