Portal Berita Papua Barat

Kongres Dimulai, PSSI Papua Barat Bangkit Setelah Sekian Lama Vakum

0 488
PSSI Papua Barat Bangkit
PSSI Papua Barat Bangkit – Sekretaris Umum Koni Papua Barat Bpk. Edwuard Dowansiba,SH,M.AP, (Tengah) Plt. Ketua Asprov PSSI Papua Barat D. Soplanit (Kanan) dan Ketua Panitis Elvis Howay (Kiri) dalam kongres PSSI Papua Barat 2018, dalam pemilihan Ketua PSSI PB Periode 2018-2022, yang diagendakan di Aula Rapat gedung KONI Papua Barat, Sabtu (24/2/2018).

Manokwari, Papuabaratoke.com – PSSI Papua Barat Bangkit.  Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Barat kembali bangkit setelah sekian lama mengalami kevakuman.

Kevakuman Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat sekira selama 3 tahun, akhirnya terjawab. Hal ini, tertuang dalam rangkaian kongres PSSI Papua Barat 2018, dalam pemilihan Ketua PSSI PB Periode 2018-2022, yang diagendakan di Aula Rapat gedung KONI Papua Barat, Sabtu (24/2/2018).

Seperti di ketahui, kevakuman Asprov PB selama 3 tahun itu, menyebabkan sejumlah agenda pembinaan sepak bola di Manokwari dan kabupaten/kota di Papua Barat tak berjalan baik.

Plt. Ketua Asprov PSSI Papua Barat D. Soplanit, menuturkan, hingga kini prestasi tim sepak bola Indonesia turun-naik dikarenakan belum stabilnya pembinaan usia dini dan komitmen bersama fokus di setiap tingkat daerah.

Untuk itu kata dia, diharapkan pengurus PSSI Papua Barat melakukan pembinaan pemain usia dini lebih baik agar prestasi sepakbola terus meningkat.

“Pembinaan kepada olah raga Sepakbola sangat membutuhkan semua asprov yang ada di kabupaten/kota. Ini merupakan tanggungjawab kita semua. Karena Papua Barat salah satu daerah provinsi yang telah mewarnai potensi bakat persepakbolaan di kanca nasional. di liga 2 banyak sekali anak-anak Papua merumput bersama club-club besar,” ucap D. Soplamit dalam sambutannya.

D. Soplanit melanjutkan, dalam setiap kegiatan pelaksanaan kongres PSSI, selalu dimonitoring dan diawasi oleh FIFA dan AFC. Dan jika melanggar aturan tersebut, maka akan berdampak pada kepincangan pembinaan dalam program PSSI.

Selain itu, lanjutnya, dilain sisi tingkat PSSI kabupaten/kota diharapkan terus mampu mengangkat warna tim atau club-club persepakbolaan daerah dan wajib merumput di tingkat nasional.

“Saya juga harap Perseman Manokwari dan Persikos Kota Sorong dapat kembali jaya merumput bertarung di tingkat nasional, membawa nama Papua Barat. Ini penting menunjukan adanya keseriusan kinerja PSSI di tingkat daerah, khususnya di Papua Barat,” cetusnya.

Baca Juga:  Senam Aster Papua Semarakan Haornas Di Wondama
Peserta kongres PSSI Papua Barat 2018, dalam pemilihan Ketua PSSI PB Periode 2018-2022, yang diagendakan di Aula Rapat gedung KONI Papua Barat, Sabtu (24/2/2018).(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)

Adapun kegiatan Kongres PSSI PB ini dipimpin langsunh oleh Sekertaris Umum Koni Papua Barat Bpk. Edwuard Dowansiba, SH., M.AP, Plt. Ketua Asprov PSSI Papua Barat D. Soplamit, dan Ketua Panitis Elvis Howay.

Selain itu dalam kongres Asosiasi Provinsi PSSI Papua Barat Tahun 2018 ini dihadiri 21 jumlah peserta delegasi dari kabupaten/kota se Provinsi Papua Barat.

Yaitu dari, Askab PSSI Kabupaten Manokwari, Perseman Manokwari, Persis Sorong, Persikos Kota Sorong, Askab, Raja Ampat, Askab Fakfak, Askab, Teluk Wondama, Persewon Teluk Wondama, Askab Kabupaten Teluk Bintuni, Askab Kabupaten Kaimana, Kaimana FC, Perseka Kaimana, Askab Kabupaten Sorong Selatan, Persisos Sorong Selatan, Askab Kabupaten Tambrauw, Ps. Cendrawasih Muda, Ps. Matafa, Ps. Persimans Mansel, Persifa Fakfak, Persitam Tambrauw.

Sesuai pantuan Papuabaratoke.com di lapangan, hingga pukul 11.00 WIT, Sabtu (24/2/2029) kegiatan Kongres PSSI Papua Barat tahun 2018 masih terus berjalan, dengan agenda pembahasan pencalonan calon Asprov PSSI Papua Barat periode masa bhakti 2018-2022.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com