Portal Berita Papua Barat

Apresiasi Kehadiran Tenaga Honorer Papua Barat, Gubernur: Janji Perjuangkan 1.283 SK Ke Presiden

0 262
Tenaga Honorer Papua Barat
Tenaga Honorer Papua Barat – Apel pagi tenaga honorer dipimpin Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.(Foto: Adrian Kairupan/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Tenaga Honorer Papua Barat.  Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mengapresiasi peningkatan kehadiran tenaga honorer daerah pada apel gabungan di halaman kompleks perkantoran Arfai, Rabu (28/3/2018) pagi.

“Saya apresiasi peningkatan kehadiran tenaga honorer di pagi ini, sebab sesuai harapan saya ingin melihat sejauhmana jumlah kehadiran tenaga honorer di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat,  hari ini terlihat cukup baik dan maksimal, “kata Gubernur Mandacan saat memberikan arahan kehadapan tenaga honorer.

Menyikapi hal ini, Gubernur juga menegaskan akan terus memperjuangkan peningkatan 1283 tenaga honorer yang sudah mengabdi sejak 8 tahun di Jajaran Pemerintahan Papua Barat menjadi CPNS daerah.

“Waktu saya ke Jakarta saya sudah langsung bertanya sejauhmana pemberkasan sampai dengan tindaklanjut dari hasil pertemuan Menpan RI dan Presiden. Namun dalam informasi yang saya terima bahwa hari itu Presiden telah  memberikan petunjuk kepada Menpan-RI untuk menindaklanjuti pertemuan ke Menpan pada tanggal, 6 Juli 2017 lalu, “Ungkap Gubernur.

Lantaran belum terjawab, Gubernur berjanji akan tetap memperhatikan dan memperjuangkan 1283 tenaga honorer di lingkup Papua Barat. Dan terkait hal ini, Gubernur akan memanggil beberapa perwakilan tenaga honorer untuk bersama dirinya bertemu Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Pengangkatan 1.283 Honorer K2 Masih Terganjal Anggaran

Selain itu, kata Gubernur, juga akan menginstruksikan kepada semua jajaran OPD agar rutin memberikan tanggungjawab pelaksanaan program kerja di setiap OPD kepada tenaga honorer dapat diberdayakan dengan maksimal.

“Beberapa yang mungkin juga dari perwakilan akan saya bawa untuk kita bisa ketemu presiden dan menyampaikan hasil pertemuan, pada tahun 2014 lalu yang disampaikan  kepada Presiden. Namun presiden memberikan persetujuan yang bisa menguntungkan apa yang menjadi harapan para tenaga honorer selama ini sudah bekerja, dan mengabdi di Pemerintahan Papua Barat” katanya.

Tidak hanya itu, Gubernur menyarankan kepada kepala – kepala OPD harus mampu meningkatkan pemberdayaan tenaga honorer yang sudah ada saat ini.

Penulis : Adrian  Kairupan
Editor : Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!