Portal Berita Papua Barat

Donor Darah PMI Papua Barat Belum Maksima karena Minim Dukungan

0 12
Donor Darah PMI Papua Barat
Donor Darah PMI Papua Barat – La Abidin Kepala Unit Transfusi Darah PMI Papua Barat. (Foto: Clemens Mandacan/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Donor Darah PMI Papua Barat.  Permintaan akan kebutuhan darah di daerah ini cukup tinggi. Kondisi ini sejalan dengan tumbuhnya penduduk serta rumah sakit dan klinik pengobatan resmi yang terus bertambah.

Kepala Unit Transfusi Daerah PMI Provinsi Papua Barat La Abidin mengungkapkan dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan donor darah masih sangat terbatas.
“Kalau satu kali donor dan mendapatkan 100 kantung darah, dan 2 hari kemudian kita buat aksi serupa di tempat lain, tidak bisa. Sebenarnya kita mampu hanya saja kapasitas penyimpanan kita maksimal 150 kantung. Ini kendala,” kata La Abidin.

Selain melayani daerah Manokwari, PMI juga melayani permintaan darah dari daerah Wasior, Teluk Wondama dan daerah lainnya. Bahkan dari Wilayah Sorong. “Kalau kita sudah dibantu dengan tempat penyimpanan, sarana dan prasarana sudah memadai berapa pun banyaknya kita mampu,” ujarnya.

Ditegaskan, ketika orang butuh daerah, artinya kondisinya sudah emergensi. Jika tidak siap kondisi ini bisa terlambat dan berakibat fatal. Ia mengatakan salah satu solusi yang dilakukan untuk menyikapi kondisi yang ada.

Yakni menyosialisasikan kegiatan donor darah secara periodik – yang dilakukan minimal 3 bulan sekali. Untuk itu, dikatakan dukungan sarana dan prasarana sangat berpengaruh terhadap upaya menggalakan aksi donor darah secara rutin.

“Ketersediaan darah itu harus selalu ada. Bukan butuh baru kita cari, ini nanti susah,” katanya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Barat Yulianus Rumayom mengimbau Pemerintah Daerah memberi dukungan maksimal terhadap keberadaan PMI.
“Gerindra prihatin dengan kondisi yang ada ini. Perwakilan kami yang ada di DPR, akan kami minta untuk ikut memperjuangkan fasilitas PMI di Papua Barat sehingga kegiatan donor darah bisa maksimal,” pungkasnya.

Baca Juga:  Gubernur Mandacan : Eksistensi Hukum Adat Mengangkat Harkat Martabat Suku Arfak
Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
error: Content is protected !!