Portal Berita Papua Barat

Dorong Pengawasan Bersama Program Adik – Adem

0 83
Program Adik – Adem
Program Adik – Adem – Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Yonadap Trogea.(Foto: Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Program Adik – Adem.  Jumlah anggaran yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Papua Barat, untuk membiayai program afirmasi pendidikan tinggi (Adik) dan program afirmasi pendidikan menengah (Adem), cukup signifikan.

Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat Yonadap Trogea mengatakan, pengelolaan anggaran pendidikan tersebut harus diawasi. Agar bisa berjalan tepat sasaran, idealnya pengawasan dilakukan bersama-sama antara pemeritnah provinsi dan DPR Papua Barat.

“Harpan saya tahun 2018 ini, pemerintah daerah dan dewan perlu melakukan pengawasan bersama terhadap pelaksanaan program Adik dan Adem. Tiap tahun anggaran yang dialokasikan cukup besar,” kata Trogea, Kamis (1/2/2018).

Alasan yang dikemukakan Trogea terkait pengawasan bersama karena, pelaksanaan program afirmasi pendidikan yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dinilai kurang transparan. Ia menyangsikan laporan yang disampaikan Dinas Pendidikan.

Dari sisi pelaporan, lanjutnya Trogea, progam ini bisa diklaim oleh telah berjalan maksimal. “Bisa saja laporan yang diserahkan kepada dewan disebutkan program sudah 100 persen. Untuk memastikannya maka harus ada pengawasan bersama,” ujar dia.

Pengawasan bersama ini dimaksudkan, ada tim yang dibentuk oleh pemerintah daerah dan dewan. Dengan demikian, pengawsan tidak saja dilakukan oleh gubernur dan sekda atau dinas pendikdikan.
“Libatkan DPR Papua Barat dalam hal ini Komisi D sehingga fungsi pengawasan dewan berjalan. Pengawasan bisa dilakukan dengan mendatangi mahasiswa atau pelajar di tiap kota studi,” tandasnya.

Program afirmasi pendidikan ini, sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Misalnya, program adik yang ada di China, Australia, Jerman, dan program Adem yang ada di dalam negeri.
“Apakah semua masih aktif berjalan dan kuliah? Ada laporan tetapi kita harus lihat fisiknya, benarkah masih aktif kuliah atau tidak? Setiap tahun anggaran yang dialokasikan cukup besar. 2017, nilainya mencapai 50 miliar. Kita sama-sama lihat,” ucapnya.

Baca Juga:  Kasuari Pasific dan Napan Wainame Diturunkan Layani Ribuan Masyarakat ke HUT PI ke 163

Trogea menambahkan, program afirmasi pendidikan ini harus bisa memberikan kontribusi positif bagi daerah. “Dengan biaya yang besar, anak-anak ini setelah menyelesaikan studi bisa kembali dan mengabdi di daerahnya,” imbu Trogea.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!