Portal Berita Papua Barat

Gubernur Buka Rakornis Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Se-Papua Barat

0 47
Rakornis Dinas Tanaman Pangan
Rakornis Dinas Tanaman Pangan – Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Se- Provinsi Papua Barat di Oriestom Bay Hotel, Kabupaten Manokwari, Selasa (27/3/2018). (Foto: Adrian Kairupa/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Rakornis Dinas Tanaman Pangan.  Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Se- Provinsi Papua Barat di Oriestom Bay Hotel, Kabupaten Manokwari, Selasa (27/3/2018).

Gubernur Dominggus Mandacan dalam sambutan tertulis mengatakan, rakornis yang diselenggarakan mengacu pada acuan teknis Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat. Untuk itu melalui forum ini agar menyatukan tekad, pikiran dan langkah-langkah meningkatkan pembangunan sektor pertanian di Papua Barat pada tahun 2019 mendatang, sekaligus meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dan komprehensif.

“Saya berharap arah kebijakan dapat disatukan dalam forum rakornis ini. Selain itu pembangunan sektor pertaniam dapat semakim meningkat. Baik untuk aspek pertanian dan sektor dimasing-masing di daerah sesuai pencapaian untuk keberhasilan,” pesan Gubernur.

Menurut Dominggus, sektor pertanian Papua Barat harusnya mampu dan memegang peran yang penting bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan sejak dini. Selain peran dalam bidang ekonomi, namun sektor pertanian, juga berperan dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat menuju kedaulatan pangan.

“Beberapa daerah memiliki potensi pertanian yang dikembangkan, misalnya di kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, dan Sorong Raya. Sebab beberapa daerah tersebut mampu kembangkan sektor ladang persawahan yang baik. Kemudian di kabuaten Pegaf kita harus mampu kembangkan jenis sayur mayur dan buahan di daerah dataran tinggi,” katanya.

Kemudian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini, maka diperlukan kerja keras, termasuk melakukan sinergitas seluruh pemangku kepentingan untuk sektor ekonomi, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan produksi serta tak lupa meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

” Sinergi antara perencanaan program pembangunan pertanian di Kementerian Pertanian dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan di provinsi dan kabupaten, kota. Maka Rakornis ini sebagai momen mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2017 dan memantapkan pelaksanaan kegiatan tahun 2018 dan merencanakan program dan kegiatan pada tahun 2019,” tambah Gubernur.

Di sisi lain mencegah tingginya angka inflasi pada tahun 2018 baik di sektor pertanian dan produksi sayur mayur yang turut mempengaruhi angka inflasi, maka harus meningkatkan sepanjang musim, mengingat komoditas ini sangat dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!