Portal Berita Papua Barat

Hina Institusi Polri di Facebook, DT Hanya Dikenakan Wajib Lapor

0 124
Hina Institusi Polri di Facebook
Hina Institusi Polri di Facebook – Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriono. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Hina Institusi Polri di Facebook.  Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua Barat, akhirnya hanya mengenakan wajib lapor kepada DT (30) salah satu oknum pemuda yang diduga menghina institusi kepolisian di Media Sosial Facebook.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, AKBP Harry Supriyono, saat dikonfirmasi Papuabaratoke.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (21/1/2018).

Harry mengatakan, dasar dan pertimbangan penyidik mengenakan wajib lapor tehadap DT, dikarekan DT tak memenuhi unsur pelanggaran UU ITE.

Dan kata dia, status yang ditulis (DT, red) pada akun Facebokk tesebut, semata-mata luapan kekecewaannya atas tindaklanjut laporan kehilangan sepeda motor miliknya di Mapolda Papua Barat yang hingga kini belum terungkap.

“Oknum pemuda inisial DT dikenakn wajib lapor dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi. Sedangkan IL (20) diproses,” ujar Harry.

DT dan IL dua oknum pemuda yang diduga menghina institusi kepolisian di laman facebook, saat dimintai keterangan oleh peyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat.(Foto: Istimewa)

Saat ditanya, kenapa kemudian oknum pemuda inisial IL diproses dan tidak dikenakan wajib lapor sebagaimana DT?Dan apakah ini tak akan menimbulkan kontra pada msyarakat? Dijawabnya, bahwa latar belakang kasus keduanya berbeda.

“Beda konteks dan latar belakangnya. Yang DT infonya pernah lapor kehilangan motor di Polda Papua Barat, tapi belum ketemu. Jadi mungkin jengkel ato tidak puas, maka ditumpahkan dengan menulis di Medsos. Untuk IL memang memenuhi unsur,” pungkas Harry.

Diberitakan sebelumnya, 2 orang pemuda (DT dan IL) di Manokwari harus berurusan dengan polisi karena memosting status dengan kata mengarah pada hinaan dan makian di laman facebook.

Masing – masing dari mereka adalah, warga taman Ria Beringin Manowari, dan Warga Swapen Perkebunan Manokwari. Keduanya ditangkap tim Ditreskrimsus Polda Papua Barat di kediamannya, Jumat (19/1/2018) malam.

Baca Juga:  Seleksi SIP, 4 Anak Papua Lolos, 1 Gugur, Fraksi Otsus Yoteni: Trima Kasih Kapolda
Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!