Portal Berita Papua Barat

Di HUT ke 56, YPK Diharap Tingkatkan Program Sekolah Asrama

0 83
Tingkatkan Program Sekolah Asrama
Tingkatkan Program Sekolah Asrama – Rico Sia, salah satu anggota kader GM FKPPI Sorong Raya yang bernaung dibawah pembinaan TNI-Polri. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Tingkatkan Program Sekolah Asrama.  Di hari ulang tahun (HUT) ke 56, Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) diharap meningkatkan program sekolah berbasis asrama.

Harapan ini diungkapkan oleh Rico Sia, salah satu anggota kader GM FKPPI Sorong Raya yang bernaung dibawah pembinaan TNI-Polri.

Ia menuturkan, pemerintah daerah (Pemda) Papua Barat melalui mekanisme dan instansi teknis terkait, diharapkan, semakin mampu membangun atau menerapkan sekolah berasrama sebagai sebuah terobosan diwilayah Papua Barat.

Hal ini dengan tujuan, meningkatkan angka partisipasi kesekolah, pembinaan mental dalam konsep asrama dan menjangkau seluruh anak usia produktif guna mendapatkan pelayanan pendidikan yang semakin baik.

Rico Sia, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Sorsel ini mencetuskan, letak geografis daerah di wilayah Papua Barat yang masih sulit terjangkau akses kendaraan, dan tersebar diberbagai wilayah, mengakibatkan pembangunan pendidikan yang baik masih sulit dilakukan.

Sehingga contoh terobosan kreatif sekolah pendidikan beryayasan tersebut semakin mampu diterapkan di sekolah seperti YPK di Provinsi Papua Barat, dan mendapatkan dukungan berbagai pihak terkait.

“Mudah-mudahan menjadi prioritas tahun 2019, dan dimomentum HUT YPK ke 56, YPK semakin eksis dalam dunia pendidikan di tanah Papua, dan semakin mendapatkan dukungan pembangunan pendidikan berpola asrama,” kata Rico Sia, Jumat (9/3/2018) malam kepada Papuabaratoke.com, via telepon.

Hal ini jika mampu diterapkan dengan baik, pada beberapa daerah di pelosok daerah kabupaten/kota hingga distrik di dalam tata pemerintahan geografis Provinsi Papua Barat, siswa/i tak perlu lagi menghabiskan waktu perjalanan lama ke sekolah seperti yang terjadi sekarang.

Dengan begitu, siswa/i dapat fokus mengikuti setiap proses belajar mengajar semakin dekat dan mengasah kemampuan berorganisasinya. salah satunya contohnya para siswa/i Pulau Lemon dan Mansinam di Kabupaten Manokwari yang masih kesulitan mendapatkan perhatian lebih dalam bangku pendidikan.

“Bapak Menteri Pendidikan kita, pada 6 Oktober 2016, sewaktu berkunjung ke Merauke, pernah mengungkapkan impian, bahwa di wilayah tanah Papua sangat baik jika pola pendidikan beryayasan mampu mengelola setiap program sekolah asrama. Seperti Yayasan Pendidikan Islam (Yapis), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Khatolik (YPPK), Sekolah Pendidikan Advent, Sanawiyah Madrasah, dan berbagai pendidikan yayasan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Robert Kardinal Sumbang 3 Ekor Sapi di Manokwari dan Wondama

“Ini mengingat semangat generasi muda almamater YPK sebelumnya berharap, semakin adanya tongkat estafet dari rencana dan harapan-harapan kepada suksesnya pendidikan YPK ke depan di tanah Papua, sebagai lembaga yayasan pendidikan yang telah ada sejak peradaban hidup orang asli papua,” katanya lagi.

Ia juga mengatakan, kehadiran YPK merupakan perintis pendidikan di tanah Papua dengan harapan, semakin mengkualitaskan putra-putri Papua sebagai para pengejar prestasi.

“Pemimpin-pemimpin yang ada saat ini merupakan hasil dari YPK. Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, salah satunya. Harapan saya, penerapan YPK Berpola asrama ini, keberadaan YPK dapat mampu mensejajarkan visi -misi pembinaan karakter pendidikannya dengan sekolah-sekolah negeri yang ada,. Bahkan jika perlu diutamakan sebab semua yang ada di YPK adalah putra/putri Papua,” cetus Rico Bacaleg DPR-RI Periode 2019-2024.

Rico berharap, melalui berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pemerataan kesempatan belajar bagi masyarakat dan meningkatkan mutu pendidikan pada semua jenjang, jalur, dan jenis pendidikan, YPK mampu menjadi salah satu yayasan pendidikan tertua di Papua dan merupakan patner kerja pemerintah, yang melahirkan generasi penerus bangsa, mampu memberikan dedikasi pelayanan Pendidikan.

“Usia yang ke-56 tahun, YPK diharap mampu memenuhi sasaran pendidikan kedepan sehingga menjadi yayasan pendidikan yang kuat, akuntabel dengan sistem manajemen yang efektif dan efisien. Saya akan terus dorong YPK kedepannya mampu memiliki daya saing dan mampu mencetak lulusan yang berkualitas, dan mandiri berdaya saing, serta ikut mendorong penuntasan wajib buta aksara di Provinsi Papua Barat,” pinta Rico Sia.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com