Portal Berita Papua Barat

Ijazah Bodong Hambat Kinerja Pansel Anggota MRP PB

0 25

Manokwari, Papuabaratoke.com – Seleksi penerimaan calon anggota Majelis Rakyat Papua Barat, sedikit terganggu dengan munculnya dugaan penggunaan ijazah palsu.

Juru bicara Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota MRP PB, Filep Wamafma SH, M.Hum, membeberkan puluhan ijazah terindikasi palsu. Selain tidak terdaftar di perguruan tinggi, dan dengan menghilangkan nama pemilik ijazah sebenarnya.

Selain itu, ada juga yang nama yang tidak terdaftar dalam Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) DIKTI, baik di Papua maupun diluar Papua.

“Pansel memandang perlu dilakukan analisis tentang keabsahan ijazah para peserta seleksi. Kami akan gelar pleno untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya, Jumat (9 Juni 2017).

Ia mengaku Pansel bertekad membantu Gubernur dalam hal memberi hak kepada mereka yang terpilih nantinya sebagai anggota MRP PB, adalah orang yang tidak punya profil bertentangan dengan hukum.

Filep menegaskan Pansel juga bertekad menciptakan mutiara-mutiara asli Papua yang benar-benar bermanfaat dan pro OAP saat duduk dalam lembaga kultur orang asli Papua tersebut.

“Mereka yang telah di SK-kan dalam rapat pleno itu sudah terikat. Artinya, konsekuensi hukum dari pemalsuan dokumen ijasah, merupakan resiko yang ditanggung calon,” terangnya.

Diakuinya hukuman denda Rp.500 Juta dan 5 tahun penjara menanti pengguna ijazah palsu, sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi. (ARN/PBoke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com